SBY Flu, Perwakilan Mahasiswa Diterima Andi Mallarangeng
Kamis, 13 Okt 2005 14:02 WIB
Jakarta - Sekitar 30 perwakilan mahasiswa dan serikat pekerja mendatangi Istana Presiden. Mereka berkeinginan menyampaikan surat terbuka penolakan kenaikan harga BBM. Sayang, Presiden SBY mengaku sakit dan hanya diwakili juru bicaranya, Andi Mallarangeng."Kita sekarang sudah ada di Istana sedang menuju ruang kerja Andi Mallarangeng. Presiden tidak bersedia menerima kita karena sakit, jadi hanya diwakilkan," kata Ketua BEM UI Azman kepada detikcom, Kamis (13/10/2005).Surat terbuka tersebut intinya adalah meminta pemerintah dalam hal ini presiden untuk mencabut Perpres tentang kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005 lalu yang persentasenya sangat luar biasa.Sebelumnya diberitakan harga bahan bakar minyak (BBM) naik rata-rata 125 persen atau lebih dari dua kali lipat mulai Sabtu 1 Oktober lalu.BBM jenis premium harganya naik dari Rp 2.400 menjadi Rp 4.500 per liter atau naik 87 persen, solar naik dari Rp 2.100 menjadi Rp 4.300 per liter atau naik 104 persen, dan minyak tanah untuk rumah tangga dan usaha kecil naik dari Rp 700 menjadi Rp 2.000 per liter atau naik 185 persen.
(san/)











































