Depkominfo Cabut Iklan Aa Gym Soal Kenaikan Harga BBM

Depkominfo Cabut Iklan Aa Gym Soal Kenaikan Harga BBM

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2005 13:49 WIB
Jakarta - Sikap tegas dilakukan oleh dai kondang, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Setelah mengaku iklan BBM tidak sesuai yang diharapkan, Aa Gym meminta iklan itu tidak ditayangkan lagi di media massa. Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) pun mengabulkannya."Iklan yang memuat Aa Gym sudah dicabut sejak pekan lalu, karena Aa Gym sudah meminta secara resmi," kata Menteri Kominfo Sofyan Djalil kepada wartawan di Kantor Depkominfo, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2005). Sofyan mengaku yang memproduksi iklan tersebut adalah sebuah production house (PH), bukan Depkominfo. Namun, Sofyan tidak menyebutkan PH mana yang memproduksi iklan itu. Sofyan menegaskan pembuatan iklan itu sebenarnya sudah sesuai dengan persetujuan para tokoh yang menjadi bintang iklan, termasuk Aa Gym. "Tidak ada masalah. Pernyataan Aa Gym juga menyatakan masalah minyak adalah masalah dunia. Karena, kalau kita tidak menaikkan harga BBM, maka ekonomi negara akan krisis, sehingga seluruh masyarakat menderita," jelas Sofyan. Sebelumnya, Aa Gym yang saat itu tengah beribadah umrah, terusik juga dengan iklan sosialisasi kenaikan harga BBM ini. Aa Gym menyangkal persepsi banyak orang bahwa dirinya telah menjadi corong pemerintah karena menyetujui kenaikan harga BBM. Aa Gym juga menyesalkan pemuatan iklan yang sepotong-potong. Karena itu, Aa Gym meminta PH yang menangani iklan ini untuk mengevaluasinya. Bahkan Aa Gym berulang kali meminta agar tayangan itu dihentikan dan diganti sehingga tidak menimbulkan salah persepsi."Mudah-mudahan secepatnya tayangan yang bisa menimbulkan persepsi yang berbeda itu dihentikan karena akan kontraproduktif dan silakan andai kata pemerintah mau membuat tayangan lain yang sesuai dan tidak menimbulkan pro-kontra," urai Aa Gym. (asy/)


Berita Terkait