Insiden Anjing Masuk Masjid, Takmir Minta Warga Jangan Sampai Terpecah

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Senin, 01 Jul 2019 14:25 WIB
Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Al Munawaroh, KH Abah Raodl Bahar (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Bogor - Peristiwa masuknya anjing ke Masjid Al Munawaroh yang dibawa perempuan berinisial SM (53) memantik perhatian banyak orang. Pihak Masjid curiga ada yang sengaja merancang perpecahan lewat peristiwa itu. Dia pun meminta warga jangan sampai terpecah.

"Abah mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, umat Islam pada khususnya, jangan terprovokasi oleh berita-berita tambahan berita hoax gitu. Jadi jangan sampai kasus ini dimanfaatkan oleh pihak ketiga sehingga umat Islam yang lainnya terpecah-belah," kata Ketua Dewan Pembina Masjid ini, KH Abah Raodl Bahar, di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (1/7/2019).


"Karena kita sudah sepakat bahwa pendiri negara kita bukan negara agama, tapi negara yang hidup agama-agama di sana, dan toleransi umat beragama hari ini sampai ke depan kita harus diwujudkan. Dan kami umat Islam siap untuk saling menghormati antaragama dengan agama yang lain, karena ini sudah berjalan cukup lama dibandingan dengan negara-negara yang lain, kerukunan antarumat beragama di Indonesia merupakan kerukunan yang bisa dicontoh negara-negara lain," tutur KH Abah Raodl Bahar.

Peristiwa anjing masuk Masjid Al Munawaroh ini terjadi pada Minggu (30/6). Peristiwa diketahui banyak orang karena rekaman video kejadian menyebar lewat internet. Bahar menyebut ada ibu-ibu yang merekam kejadian tersebut, video itu langsung diviralkan dalam waktu singkat lewat media sosial.

Kabar peristiwa itu beredar, bahkan selanjutnya sudah dibumbui berita bohong. Suatu hoax beredar, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) diamankan oleh aparat kepolisian. Bahar menyesalkan beredarnya hoax demikian. Namun dia bertekad untuk terus menyampaikan kabar yang sebenarnya meski harus mengulang pernyataan berkali-kali.

"Jadi sekali lagi Abah mengimbau, karena sekarang sudah ada berita hoax bahwa ketua DKM katanya diamankan oleh Polisi, ini tidak benar. Jadi Abah juga tadi sudah menyampaikan ke Masjid, jangan sembarangan menyampaikan pemberitaan. Jadi Abah walaupun capek Insyallah siap memberikan keterangan. Kita tidak melebihi, tidak mengurangi. Kejadian yang sesungguhnya itulah yang disampaikan," tutur KH Abah Raodl Bahar.


"Ini kan pasti ada tujuan-tujuan mengadu domba antara umat beragama yang satu dengan umat beragama yang lain," lanjut KH Abah Raodl Bahar.

Peristiwanya berawal pada pukul 13.00 WIB siang kemarin. Seorang ibu yang belakangan disebut berinisial SM itu masuk ke masjid tanpa membuka sepatu dan membawa anjing. KH Abah Raodl Bahar mendapat informasi, SM ke masjid untuk mencari suaminya. Soalnya, SM mendapat kabar bahwa si suami sedang melangsungkan pernikahan di masjid ini.

Jemaah berusaha mengeluarkan SM, namun SM tak beranjak dari area masjid karena mencari anjingnya yang kabur saat tuannya bertikai dengan orang di dalam masjid.

"Anjingnya entah kemana, hilang. Alasan tidak mau pergi dari masjid karena dia harus pergi dengan anjing. Lagi-lagi kita, pengurus dan jamaah masjid dianggap menghilangkan anjing. Jadi kehilangan anjing itu dituduhkan kepada kita, 'Saya tidak akan pergi kalau anjing saya tidak diserahkan kepada saya'. Kita nggak mau ngurus anjing orang gitu," kata KH Abah Raodl Bahar.


Kekhawatiran muncul di benak KH Abah Raodl Bahar. Dia tak ingin ada jemaah masjid yang hilang kesabaran terhadap SM. Soalnya, SM juga disebutnya telah memukul orang keamanan masjid hingga bibirnya pecah dan giginya hampir copot. KH Abah Raodl Bahar sendiri mengaku menerima umpatan yang tidak mengenakkan dari SM. Maka KH Abah Raodl Bahar menelepon polisi. Tiga personel polisi yang datang pun hampir dilawan SM.

Insiden Anjing Masuk Masjid, Takmir Minta Warga Jangan Sampai TerpecahMasjid Al Munawaroh (Jefrie Nandy Satria/detikcom)

Lalu ke mana perginya anjing SM?

"Tapi yang pasti saat ribut, itu anjing juga berputar-putar. Karena rupanya dengan terjadi pertengkaran antara jemaah dengan si Ibu ini, anjing pun ketakutan. Dia pergi," kata KH Abah Raodl Bahar.

"Rupanya anjing peliharaan lah, anjing baik," tandasnya.


Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengimbau umat Islam bersabar dalam menyikapi kejadian ini. DMI merasa perlu untuk menyampaikan sikap terkait kabar anjing masuk masjid itu agar situasi masyarakat tak terganggu.

"Saya atau DMI menyampaikan sekaligus mengimbau khususnya kepada umat Islam karena banyak berita berita yang sudah berkembang di tengah-tengah masyarakat simpang siur dan sudah berkembang dan sudah ada yang dikembang-kembangkan untuk bersabar memang umat Islam saat ini sedang diuji kesabarannya oleh Allah SWT terutama di berbagai belahan dunia banyak kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa penting di berbagai belahan dunia saat ini yg diuji oleh Allah SWT," kata Ketua Harian DMI Pusat, Syafruddin, di Kantor DMI Jalan Jenggala, Kebayoran Baru, Jaksel.


Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid Sudah Ditahan:

[Gambas:Video 20detik]

Insiden Anjing Masuk Masjid, Takmir Minta Warga Jangan Sampai Terpecah


Simak Video "Ganjil Genap di Bogor Mulai Berlaku!"
[Gambas:Video 20detik]
(dnu/fjp)