detikNews
Senin 01 Juli 2019, 13:27 WIB

Densus 88 Bongkar Praktik Jamaah Islamiyah Pimpinan Para Wijayanto

Audrey Santoso - detikNews
Densus 88 Bongkar Praktik Jamaah Islamiyah Pimpinan Para Wijayanto Jumpa pers Polri membongkar praktik JI di Jabar. (Foto: Audrey/detikcom)
Jakarta - Densus 88 Antiteror mengungkap praktik organisasi terlarang Jamaah Islamiyah (JI). Dalam hal ini, Densus menangkap pimpinan atau amir JI bernama Para Wijayanto (54), istrinya Masitha Yasmin (47), dan tiga orang kepercayaannya.

"Dari Densus 88 bersama Satgas Antiteror Polda Jawa Barat dan beberapa wilayah melakukan penegakan hukum terhadap organisasi terorisme yang secara legalitas di 2007, berdasarkan Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sudah dinyatakan sebagai organisasi yang terlarang," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).


"JI setelah tahun 2007 melakukan metamorfosa. Yang ditangkap kali ini adalah pimpinan JI setelah dia melakukan metamorfosa, atau dia bisa dikatakan sebagai amir dari JI," lanjut Dedi.

Dedi mengatakan Para Wijayanto, pada 2000-an, merupakan orang kepercayaan di JI kala itu. Dia memiliki kemampuan intelijen.

"Setelah JI dinyatakan bubar, dia dibaiat sebagai amir JI yang ada di Indonesia. JI ini berbeda dengan JAD, JI ini lebih tua. JI ini afiliasinya ke Al-Qaeda dan sementara JAD itu adalah pecahan dari JI, yang afiliasinya ke ISIS, yang dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi," kata Dedi.

Para Wijayanto bersama istri ditangkap di Hotel Adaya, Jalan Kranggan, Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (29/6/2019), pukul 06.12 WIB.

Sementara tiga orang kepercayaan Para Wijayanto ditangkap di lokasi berbeda. Bambang Suyoso Edi Salam alias Sadam alias Edi (49) ditangkap di SPBU Bambu Kuning, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari yang sama.

Kemudian Abdurrahman (23) ditangkap di Perumahan Griya Syariah II, Kebalen, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, dan Budi Trikaryanto alias Haidar alias Denis alias Gani (42) ditangkap di Jalan Raya Pohijo, Sampung Ponorogo, Jawa Timur, pada keesokan harinya.

"Peran BS ini penghubung antara amir dengan orang yang berhasil direkrut. Dia juga merangkap sebagai driver amir, salah satu orang kepercayaan amir. A perannya sehari-hari membantu menggerakkan organisasi JI di Indonesia. Tersangka BT alias Haidar alias Denis alias Gani sebagai penasihat dan asisten dari PW, orang kepercayaannya juga untuk mengendalikan JI di Jawa Timur," papar Dedi.

Simak Video " 4 Teroris yang Ditangkap Targetkan Polisi dan Tempat Ibadah"
[Gambas:Video 20detik]

(aud/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com