Tambahan 10 Juta Dolar Australia untuk Tangani Flu Burung
Kamis, 13 Okt 2005 11:34 WIB
Jakarta -
Bantuan untuk penanganan penyebaran virus flu burung terus berdatangan. Setelah Korsel, Australia yang sudah berkomitmen membantu 5,5 juta dolar Australia menambah bantuannya 10 juta dolar Australia lagi.Dengan tambahan bantuan itu, maka total paket bantuan yang dikucurkan kepada pemerintah Indonesia menjadi 15,5 juta dolar Australia."Ini akan membantu Indonesia meningkatkan kemampuan dalam melakukan pencegahan penyebaran virus flu burung," kata Menlu Australia Alexander Downer usai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (13/10/2005).Downer menjelaskan, paket bantuan itu merupakan rekomendasi dari laporan Tim Tingkat Tinggi Flu Burung Australia yang baru berkunjung ke Indonesia pada pekan lalu. Tim tersebut merekomendasikan agar pemerintah Australia segera memberi bantuan kepada Indonesia.Bantuan disarankan dalam bentuk pelatihan bagi ahli lapangan dan karyawan rumah sakit yang menjadi rujukan kasus tersebut. Selain pelatihan, Australia memberi dukungan untuk membentuk tim investigasi kasus sebagai bagian dari sistem peringatan dini yang bekerja sama dengan Depkes, Deptan dan WHO. Australia juga berencana membantu fasilitas laboratorium di pusat-pusat penelitian di seluruh provinsi di Indonesia. Salah satu peralatan yang perlu diadakan adalah mikroskop sinar radiasi untuk mendeteksi kemungkinan mutasi dari virus tersebut. Di Indonesia, virus flu burung yang terjangkit pada manusia adalah H5N1 seperti yang terdapat pada unggas.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































