Menurut penuturan Mardi, dirinya dan sang istri, kebakaran terjadi saat mereka sedang tidur. Saat terbangun, mereka langsung lari ke luar rumah karena api sudah membesar.
"Cuma ini (baju) yang dipakai. Nggak ada yang bisa diambil. Api sudah gede banget. Takut. Surat-surat KK, KTP nggak ada yang dibawa," kata Mardi saat ditemui di Kantor Kelurahan Kebon Melati, Jl Lontar Raya No. 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, (30/6/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mardi mengatakan ia sudah tinggal di kawasan tersebut sekitar 40 tahun. Sehari-hari, ia membuka warung kopi kecil di depan rumahnya untuk menambah penghasilan.
Saat ini, di lokasi, Mardi tampak hanya mengenakan celana pendek tanpa memakai baju. Di tangannya, terlihat sisa-sisa abu berwarna kehitaman akibat kebakaran.
Foto: Daryati (78) korban kebakaran Tanah Abang, Jakpus (Zakia/detikcom) |
Sementara itu, sang istri, Daryati, mengenakan baju tidur berupa daster dan sepotong kain. Daryati sempat bercerita soal obat-obatan di dalam rumah yang tidak berhasil diselamatkan. Padahal, kata dia, obat-obat itu harus dikonsumsi Mardi yang mengidap sakit paru-paru.
"Gejala paru-paru. Itu obat-obatan yang dari AL (RS Mintohardjo) juga nggak kebawa. Mana kan harus 6 bulan gitu (makan obatnya)," cerita Daryati.
Namun, Mardi dan Daryati tidak bisa memastikan berapa jumlah kerugian yang mereka alami. Daryati menganggap kebakaran tersebut sebagai musibah.
"Dagang kopi, minuman dingin, isi kulkas dipenuhin, ya ada musibah. Barangkali emang kena musibah. Kalo dipikiran mah, stres. Ya, biarin saja. Kita nggak punya duit. Mau dibikin, dibetulin. Pikirannya gitu doang. Namanya orang kecil," ucapnya.
Kebakaran di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, terjadi pagi tadi sekitar pukul 04.45 WIB. Api padam pukul 06.50 WIB.
Disebutkan, 66 unit bangunan, yang terdiri dari rumah dan toko hangus akibat kebakaran. Camat Tanah Abang Yasin Pasaribu menyebutkan sumber api diduga akibat korsleting listrik dari salah satu toko.
"Dimulai dari salah satu toko karena korsleting," ujar Yasin.
(tsa/dnu)












































Foto: Daryati (78) korban kebakaran Tanah Abang, Jakpus (Zakia/detikcom)