Elpiji di Jakarta Langka, Harga Meroket Hingga Rp 75 Ribu!

Elpiji di Jakarta Langka, Harga Meroket Hingga Rp 75 Ribu!

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2005 10:05 WIB
Jakarta - Kelangkaan elpiji bikin kepuyengan warga Jakarta kian menumpuk. Misalnya, Wanto, warga Cilandak, Jakarta Selatan. Pria berumur 31 tahun ini mengaku sudah seminggu ini kesulitan mendapatkan elpiji. Akhirnya dia beralih ke minyak tanah yang seliternya dilego Rp 3.500."Saya sudah cari-cari ke lebih 10 toko, tapi nggak ada yang punya stok. Saya cari sampai Warung Buncit, 3 km dari rumah saya," kata karyawan swasta ini pada detikcom, Kamis (14/10/2005).Wawan mencari gas sembari memboncengkan tabung gas kosong di belakang motornya. "Saya keliling-keliling sampai badan capek, nggak dapat-dapat juga. Jawaban pemilik toko seragam: belum dapat kiriman," keluhnya. Dan karena tidak ada penjual yang punya stok, Wanto tidak tahu berapa harga elpiji 12 kg saat ini."Tetangga-tetangga juga pada nyari elpiji, tapi nasibnya sami mawon, nggak dapat-dapat sampai hari ini," sambung Wanto. Dan karena kesulitan, akhirnya para tetangga beralih ke minyak tanah. "Minyak tanah sih sudah nggak antre, tapi harganya semua sama, Rp 3.500 per liter," ungkapnya.Pembaca detikcom bernama Herdian menuturkan, epiji 12 kg kini harganya Rp 75 ribu, melesat jauh dari harga standar di kisaran maksimal Rp 55 ribu. Herdian membeli elpiji pada Rabu sore kemarin di daerah Pulomas, Jakarta Timur."Itu pun dijual hanya pada pembeli yang sudah dikenal penjualnya. Sedangkan di Pasar Ampera dan Kayu Putih, tidak ada. Kata penjualnya, sudah habis," curhat Herdian lewat surat elektronik. Anda juga kesulitan elpiji? (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini