Koalisi-BPN Prabowo Bubar, TKN: Kita Harap Tak Ada Lagi 01 dan 02

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 28 Jun 2019 21:15 WIB
Daniel Johan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Koalisi Indonesia Adil Makmur dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi bubar. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berharap, dengan pembubaran tersebut, tidak ada lagi pembelahan kubu 01 dan 02.

"Memang normatif dan sewajarnya setelah putusan MK (Mahkamah Konstitusi), maka kedua tim pemenangan ini selesai tugasnya, sehingga kita berharap tidak ada lagi dikotomi 01 dan 02. Semuanya kembali menjadi bagian utuh rakyat Indonesia yang bersatu untuk kemajuan bangsa," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel Johan, saat dimintai tanggapan, Jumat (28/6/2019).




Partai yang sebelumnya tergabung dalam koalisi Indonesia Adil Makmur juga dipersilakan menentukan sikap politiknya sendiri. Soal apakah ada partai yang menyeberang ke kubu Jokowi, Johan enggan berkomentar banyak.

"Itu kebijakan internal partai masing-masing, bergabung atau tidak kami menghargai, kok," jelasnya.




Koalisi Indonesia Adil Makmur dan BPN Prabowo-Sandiaga resmi bubar. Keputusan itu diambil setelah Prabowo menggelar rapat internal bersama pimpinan parpol koalisinya untuk menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatannya.

"Koalisi yang mengusung pasangan presiden dan calon presiden di dalam pemilu presiden ini 17 April lalu, tugas Koalisi Adil dan Makmur dianggap selesai. Oleh karena itu, sejak hari ini beliau menyampaikan terima kasih, dan Koalisi Adil dan Makmur selesai," ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat jumpa pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6).

"Begitu juga dengan BPN Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi selesai," imbuhnya.

Simak Video "Prabowo Kembali Pimpin Gerindra, Golkar: Bagus-bagus Saja!"
[Gambas:Video 20detik]
(zak/gbr)