detikNews
Jumat 28 Juni 2019, 19:53 WIB

Polisi Jelaskan Alasan Setop Acara Musik yang Ganggu Wagub Sulsel Bobo Siang

Reinhard - detikNews
Polisi Jelaskan Alasan Setop Acara Musik yang Ganggu Wagub Sulsel Bobo Siang Foto: Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman (Reinhard/detikcom).
Makassar - Kepolisian menjelaskan alasan pemberhentian acara musik di salah satu kafe di Kota Makassar karena mengganggu tidur siang Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman. Sebelum diberhentikan, beberapa bulan lalu Andi sudah menyarankan pengelola kafe memindahkan panggung musiknya dari halaman ke dalam kafe.

"Wagub selaku tetangganya kafe itu merasa seperti terganggu dengan adanya musik beberapa bulan yang lalu merasa terganggu tidak bisa tidur siang, kalau malam juga seperti acara tertentu (terganggu). Dia panggil kordinasi dengan babinkamtibmas, lurah, RT dan RW sampai di panggil di kantor Gubernur, intinya pihak owner daripada di luar lebih baik sarannya panggungnya masuk ke dalam ruangan biar customer yang dengar," ujar Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriadi, saat dihubungi detikcom, Jumat (28/6/2019).

Pengelola kafe kemudian mengikuti saran Andi untuk tidak mengadakan aktivitas musik di area halaman kafe. Namun acara musik belakangan kembali diadakan di luar kafe. Ditambah kegiatan tersebut belum mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

"Ternyata kegiatan ini mengundang banyak orang, tidak ada pemberitahuan dari pihak owner maupun dari pihak acara padahal ada band dari luar. Saya ke sana sudah ada ketua RT, RW, Lurah, ada Satpol PP rumah jabatan, saya ambil tengahnya, tapi pada dasarnya dia (penyelenggara) menerima baik teguran itu dia tidak complain dan merasa bersalah," sebut Edhy.

Meski tidak mengantongi izin acara, pihak kepolisian Polsek Rappocini tidak menghentikan kegiatan itu. Tetapi karena kegiatan itu disebut terlanjur mengganggu warga sekitar, maka kegiatan tersebut harus diselenggarakan tanpa musik.

"Saya tidak mau hentikan secara arogan begitu, silahkan lanjutkan acara kalau mau musik kasih masuk musiknya ke dalam. Saya dengar bergetar kaca tetangga hingga dikomplain warga itu, memang musik band pemain drumnya Ahmad Dhani jadi memang tidak bagus kalau kecil (suaranya), tapi saya persuasif saya kasih tenang RT, RW, dan lurah jadi aman tidak ada musiknya," ucap Edhy.

Edhy juga menampik kedatangannya ke kegiatan musik ini karena permintaan dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

"Tidak ada, bukan perintah Wagub (tetapi) ada laporan dari Binmas. Dia pantau di situ dan memang dia merasa kalau kegiatannya tidak disampaikan," tambahnya.


Sebelumnya, sebuah acara musik bertema coaching clinic yang disenggarakan anak muda Makassar dihentikan. Panitia mengaku dipaksa menghentikan acara karena disebut mengganggu tidur siang Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Peristiwa yang kini ramai dibahas di Makassar ini berlangsung di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Kamis (28/6) kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita. Acara itu bertajuk 'Makassar Millennial Sound' yang isinya coaching clinic musik dan diskusi entrepreneur dengan kelompok milenial.

"Acara kami dihentikan karena mengganggu wakil gubernur tidur siang," kata penanggung jawab acara ini, Rijal Jamal, kepada wartawan di Makassar.


Tidak hanya itu, Rijal mengaku langsung dihadapkan dengan pihak kepolisian dan kelurahan setempat. Dia bersama manajemen selaku pemilik kafe diminta tidak lagi menyelenggarakan acara yang mengandung unsur musik.

"Padahal kita ini kan anak muda yang bekerja di industri kreatif musik dan digital. Saya mau sampaikan ini ada nilai ekonomi kreatifnya, ini industri kreatif," sebutnya.

Perlu diketahui, kafe tersebut berada di Jalan Yusuf dg Ngawing dan rumah jabatan Wagub berada di jalan yang sama, hanya berjarak sekitar 100 meter.

Simak Video "Gegara Postingan di Medsos, Suhwan Dibunuh 7 Pemuda"
[Gambas:Video 20detik]

(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com