Gas Air Mata Meledak di Sekitar MK Saat Diletakkan di Aspal

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Kamis, 27 Jun 2019 22:37 WIB
Ilustrasi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Sebuah tabung gas air mata milik anggota Brimob tiba-tiba meledak di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) sore tadi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut ledakan itu terjadi Kamis (27/6) sore. Satu buah tabung gas air mata meledak di pertigaan Jalan Majapahit-Harmoni, Jakarta Pusat, yang berjarak beberapa meter dari gedung MK.

"Iya, gas air mata yang meledak sendiri," kata Kombes Argo dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (27/6/2019).



Argo menyebut gas air mata itu berada di dalam tas. Saat itu, anggota Brimob yang berjaga di sekitar MK mulai meninggalkan MK.

Gas air mata itu meledak karena suhu di sekitar lokasi yang panas. Gas air mata yang berada di dalam tas itu diletakkan di aspal saat itu.

"Jadi meledaknya karena suhu yang panas. Tas diletakkan di atas aspal yang panas," kata Argo.

Argo menegaskan anggota Brimob maupun masyarakat tidak ada yang terluka atau terkena imbas dari ledakan gas air mata itu.




Kalah di Sidang, BW: MK Tak Melakukan Judicial Activism

Simak Video "Bubarkan Pedemo di Myanmar, Polisi Tembakkan Gas Air Mata"
[Gambas:Video 20detik]
(sam/mea)