Polri Minta Masyarakat Hormati Keputusan MK

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 27 Jun 2019 21:49 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal (Audrey/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak gugatan tim hukum paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi. Polri meminta masyarakat menerima keputusan MK.

"Kita harus sepakat bahwa secara konstitusi kita serahkan kepada MK. Imbauan kepada masyarakat, seluruh masyarakat Indonesia, agar beraktivitas sebagaimana biasanya, tetap tenang. Ini adalah cermin demokrasi di Indonesia," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Iqbal mengimbau kepada kelompok-kelompok massa untuk menghormat keputusan MK dan mengikuti aturan yang ada.

"Kepada kelompok masyarakat, Polri mengimbau hormati apa pun keputusan MK, dan mengikuti aturan-aturan hukum yang ada," ujar Iqbal.

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan putusan ini, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tetap memenangi Pilpres 2019.

"Mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi Termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan dalam sidang gugatan hasil pilpres di gedung MK.

Dalam konklusi, MK berkesimpulan berwenang mengadili permohonan a quo. Pemohon disebut memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan a quo.

Menurut majelis hakim MK, tim hukum Prabowo-Sandiaga juga tak merujuk pada definisi hukum tertentu terkait money politics atau vote buying.

Tim 02 tidak membuktikan secara terang hal-hal yang didalilkan itu mempengaruhi perolehan suara Prabowo-Sandi ataupun Jokowi-Ma'ruf. Majelis hakim menyebut, dalam persidangan, tidak terungkap apakah pemohon sudah melaporkan dugaan pelanggaran yang didalilkan itu kepada Bawaslu atau belum.


MK Tolak Gugatan Prabowo-Sandi! Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Cegah Mudik, Polri Siapkan 333 Titik Penyekatan di Lampung-Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(aud/idn)