Dua Taktik Jitu Pemerintah Atasi Ancaman Teroris

Dua Taktik Jitu Pemerintah Atasi Ancaman Teroris

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2005 23:43 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menempuh dua strategi untuk mengatasi ancaman terorisme dari dalam negeri. Caranya, dengan pendekatan sosial dan keagamaan. "Kita mendorong kelompok-kelompok moderat untuk mengenali akar masalahnya, sambil tetap melakukan tindakan intelijen dan kepolisian," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Hal tersebut disampaikan Presiden dalam jumpa pers bersama Raja Yordania Abdullah II Bin Al Hussein, di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/10/2005). Dua taktik jitu yang diambil pemerintah itu, pendekatan sosial dan keagamaan, di samping pendekatan keamanan untuk mengambil langkah pencegahan yang lebih efektif.Sebelumnya, Raja Abdullah menyatakan, bom Bali II merupakan peringatan bagi semua pihak untuk bersatu dan bekerjasama mengatasi ancaman terorisme. Kepada Presiden SBY, Ia pun memaparkan konsep yang terkandung dalam Amman Message, yang merupakan acuan bagi seluruh umat Islam dalam menyikapi masalah-masalah aktual dunia. "Kita bersama-sama menyamakan persepsi apa pun mahzab (aliran) yang dianut," kata Raja Abdullah. (ism/)


Berita Terkait