Penerbangan Indonesia-Singapura Bertambah 15%

Penerbangan Indonesia-Singapura Bertambah 15%

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2005 17:34 WIB
Jakarta - Indonesia dan Singapura telah menambah kuota penerbangan antardua negara sebesar 15 persen. Kuota itu berlaku untuk semua maskapai penerbangan. Kesepakatan ini telah resmi diteken pada 15 Agustus 2005 lalu.Demikian disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Udara Dephub M Iksan Tatang kepada wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/10/2005).Saat ini maskapai penerbangan yang sudah melakukan penerbangan tersebut adalah Garuda, Lion Air, Adam Air, dan Awair. "Jadi bukan hanya untuk Singapura Airlines atau Garuda dan Merpati saja. Kita dorong seluruh maskapai kita untuk berkompetisi menerbangi kota-kota di Singapura," ujarnya.Sementara untuk penerapan low cost carrier (LCC) akan diberlakukan untuk seluruh bandara di Indonesia kecuali empat kota yaitu Jakarta, Surabaya, Denpasar dan Medan. "Kami masih menahan LCC dilakukan di empat kota itu dengan pertimbangan ingin mengembangkan kota-kota lainnya. Sebab konsekuensi dari LCC itu adalah pegembangan trafik di bandara kelas II. Kalua empat kota itu trafiknya sudah tinggi," imbuhnya.Disebutkannya, dengan diberlakukannya LCC, maka tarif akan lebih murah dan lebih bisa mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. Selain itu untuk meningakatkan kegiatan pariwisata.Iksan Tatang juga menyatakan arus penumpang kedua negara hingga saat ini relatif seimbang, namun pengangkutannya masih lebih banyak dari Singapura. " Penerapan tambahan kuota frekuensi sebesar 15 persen itu sangat tergantung dari rutenya. Jadi akan ada perbedaan antara Denpasar, Jakarta dan lainnya," jelasnya.Hingga saat ini frekuensi penerbangan yang paling tinggi masih berada di Jakarta dengan frekuensi sebesar 20.000 penerbangan setiap tahun. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads