Probosutedjo Akan Diperiksa KY
Rabu, 12 Okt 2005 16:55 WIB
Jakarta - Aksi pemerasan mafia peradilan kepada Probosutedjo diseriusi. Komisi Yudisial (KY) akan meminta keterangan adik tiri mantan Presiden Soeharto itu."Undangannya sudah kita bikin, namun tanggal pastinya belum dapat ditentukan.Tetapi kedatangan Pak Probo statusnya hanya sebagai undangan, karena dia bukan hakim," ungkap Anggota KY Irawadi Joenoes.Hal ini disampaikan dia di Departemen Hukum dan HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2005).Menurut Irawadi, pemanggilan ditujukan untuk menegakkan hukum guna mencari kelalaian dari para hakim. "Saya berharap Pak Probo datang untuk memberikan keterangan," ujar Irawadi.Selain Probo, kata Irawadi, Ketua Bagir Manan pun akan dimintai keterangan. "Kita akan memeriksa Bagir Manan, tetapi belum menentukan kapan dilaksanakan dan masih menunggu surat balasan dari MA," kata Irawadi.Irawadi menyatakan hasil pemeriksaan dua tokoh ini tidak akan dipublikasikan. "Kalau rekomendasi kita akan buka blak-blakan," ujar Irawadi.Ganti Majelis HakimKY mengusulkan agar majelis hakim yang menangani kasus kasasi penyelewengan dana reboisasi yang merugikan negara sebesar Rp 100,931 miliar diganti."Mungkin di Indonesia budaya mengundurkan diri belum ada. Walaupun itu bukan wewenang kita dan kita juga tidak akan mencampuri institusi orang lain, namun seyogyanya ketua majelis hakim itu diganti biar objektif putusannya," kata Irawadi."Kalau sekarang ini kan seakan-akan ketua majelis hakimnya sudah tercemar, sehingga kita mengusulkan supaya diganti," imbuh Irawadi.Seperti diberitakan, Probosutedjo, Selasa (11/10/2005) kemarin mengaku telah menghabiskan Rp 16 miliar untuk memuluskan kasus Hutan Tanaman Industri (HTI) yang menjeratnya.Menurut Probo, dari jumlah itu, Rp 10 miliar habis dalam tingkat pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Sedangkan Rp 6 miliar habis di tingkat MA. Di tingkat MA, kasusnya ditangani majelis hakim yang diketuai Ketua MA Bagir Manan.
(aan/)











































