Inggris Tuding Iran Latih Para Pengebom di Irak
Rabu, 12 Okt 2005 16:45 WIB
Jakarta - Pemerintah Inggris menuding Iran menjalankan kamp-kamp pelatihan untuk melatih para militan melancarkan serangan bom terhadap pasukan Inggris di Irak.Tuduhan itu disampaikan sumber pertahanan Inggris dan diberitakan surat kabar Daily Mirror seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (12/10/2005).Menurut sumber tersebut, pemerintah London yakin bahwa Garda Revolusioner Iran telah melatih para militan Syiah dari Irak untuk membuat bahan peledak. "Ada bukti mengenai adanya kamp-kamp pelatihan di Iran, Libanon dan mungkin Suriah," ujar pejabat yang enggan disebutkan namanya itu."Itu artinya maksimal 10 warga Irak dalam satu waktu diajarkan soal itu sebelum kembali dan mengajarkan kembali 50 orang lainnya yang berpikiran sama," imbuh sumber tersebut.Sebanyak tujuh tentara Inggris tewas akibat bom-bom yang diledakkan di Irak sejak Mei lalu. Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair mengatakan bahwa tidak ada bukti yang mengaitkan Iran atau sekutunya Hizbullah, Libanon dengan serangan-serangan bom itu.Ditegaskan Blair, tuduhan itu memang belum terbukti, namun tetap saja mengkhawatirkan. Menurutnya, bisa saja bom-bom itu merupakan upaya untuk mengintimidasi Inggris atas sikap kerasnya dalam negosiasi nuklir dengan Iran.
(ita/)











































