Hindari Salah Sasaran, Rumah Penerima SLT BBM Ditempel Stiker
Rabu, 12 Okt 2005 16:34 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menerapkan sistem stiker untuk menghindarkan salah sasaran dalam penyaluran subsidi langsung tunai (SLT) bahan bakar minyak (BBM). Penerima SLT akan diberi stiker yang wajib dipasang di rumahnya."Penerima SLT harus mendapatkan stiker sebagai bukti penerima SLT. Bila orang lihat dia penerima, tapi rumahnya bagus, bulan Januari dia tidak mendapat lagi," kata Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Pos di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2005). Pemerintah mulai Kamis (13/10/2005) akan melakukan sosialisasi dengan menempelkan 14 syarat penerima SLT di setiap masjid dan kelurahan. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat mengetahui siapa yang berhak mendapatkan SLT tersebut.Dalam sidak itu, Wapres meminta masyarakat tidak menilai kesalahan sasaran SLT sebagai suatu tindak kriminal besar. Salah sasaran, menurut Wapres, hanya merupakan perbedaan penafsiran yang harus segera diperbaiki. Mendagri selanjutnya akan melakukan pengawasan internal terhadap penyaluran SLT. Wapres menolak tuntutan agar penyaluran SLT dihentikan sementara untuk memperbaiki sistem penyaluran menyusul banyaknya terjadi kesalahan sasaran. Sistem yang ada selama ini sudah sangat akurat sehingga tidak ada penyimpangan yang bermasalah.
(iy/)











































