Wapres Minta PT Pos Percepat Penyaluran SLT BBM 3X Lipat
Rabu, 12 Okt 2005 16:12 WIB
Jakarta - Pemerintah khawatir penyaluran subsidi langsung tunai (SLT) kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak selesai seperti yang ditargetkan pada November 2005. Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan PT Pos Indonesia bekerja keras."PT Pos agar mempercepat penyaluran kepada 300 ribu orang per hari. Jadi harus meningkatkan tiga kali penyalurannya," kata Wapres usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Pos di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2005). Mendampingi Wapres dalam sidak kali ini adalah Menteri Koordinator Kesejahteraan Sosial (Menko Kesra) Alwi Shihab dan Menteri Negara Perencanaan Pembangaunan/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati.Menurut Wapres, saat ini penyaluran SLT baru sekitar tujuh persen atau tepatnya satu juta KK yang telah menerima SLT tersebut. Dengan demikian masih ada 14,5 juta KK lagi yang belum menerima SLT. Padahal target pemerintah, SLT tahap pertama diberikan kepada 15 juta KK.Dengan penyaluran yang baru satu juta KK, total dana SLT yang telah dikeluarkan hanya 300 miliar. Anggaran SLT sendiri Rp 4 triliun. PT Pos, kata Kalla, menyatakan bersedia melakukan percepatan penyaluran SLT seperti yang dimintanya.
(iy/)











































