detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 17:43 WIB

Perindo Sambut Baik Jika Gerindra Gabung Koalisi Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Perindo Sambut Baik Jika Gerindra Gabung Koalisi Jokowi Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Presiden Jokowi. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Beredar rumor Partai Gerindra akan bergabung dengan koalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyambut baik jika benar Gerindra bergabung.

Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, jika benar Gerindra bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, akan berdampak pada kesolidan di DPR. Dengan demikian, dia menilai fungsi legislasi di DPR akan lebih baik.

"Saya rasa, kalau makin banyak merapat ke koalisi, makin bagus, makin solid, di DPR, kan. DPR itu, kalau bisa bersatu, kan bagus. Nanti membuat UU cepat, fungsi DPR itu kan legislasi," kata HT saat ditemui wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).


Selain itu, persoalan anggaran dinilai HT akan lebih baik. Dengan menguatnya koalisi pemerintah di DPR, proses membuat ataupun mengubah anggaran akan lebih cepat.

"Kalau makin bersatu, negara ya makin solid, pemerintah makin cepat larinya, membuat peraturan makin cepat. Untuk membuat anggaran, mengubah anggaran, juga cepat. Tidak perlu tarik-ulur, ya," katanya.

Namun, saat ditanya bagaimana jika Gerindra mendapat jatah kursi menteri dari Jokowi, HT mengatakan hal itu merupakan kewenangan Jokowi. "Kalau itu ranahnya Pak Jokowi. Jangan tanya saya," jawab HT.


HT menambahkan, makin banyaknya anggota koalisi akan semakin bagus. Dia mengaku tak ambil pusing jika tidak ada oposisi.

"Ya itu kan terserah (tidak ada oposisi). Itu kan mereka wakil rakyat. Jadi saya rasa makin kompak makin bagus. Saya rasa begitu, media kan juga begitu, makin kompak makin bagus," katanya.

Sebelumnya, Gerindra menegaskan tak ada pertemuan atau deal politik mengenai pembagian jabatan di pemerintahan dengan koalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Gerindra menegaskan saat ini pihaknya berfokus mengikuti gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami saat ini fokus mengikuti keputusan MK. Jadi kalau ada rumor menyatakan ada pertemuan atau ada deal-deal, ada yang bilang wartawan tanya, Bang dapat berapa menteri? Berapa wantimpres? Berapa duta besar? Itu tidak benar," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (25/6).


Jokowi Beri Tips Rahasia Pemenangan ke Caleg Perindo:

[Gambas:Video 20detik]


(jor/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed