BBM Naik, Utangku Ikut Naik!

Demo Minta Upah Naik:

BBM Naik, Utangku Ikut Naik!

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2005 12:13 WIB
Bandung - Para buruh di Jawa Barat (Jabar) turun jalan minta standar gajinya untuk tahun 2006 dinaikkan. Ini merupakan dampak dari kenaikan harga BBM yang bikin orang stres.Aksi demo ini dilakukan oleh 200-an orang yang merupakan gabungan dari serikat pekerja di Jabar dan SP FKK PT DI. Demo digelar di pintu masuk Gedung Sate, Jl Diponegoro, Bandung, Rabu (12/10/2005). Hingga pukul 12.00 WIB, aksi masih berlangsung.Pada pendemo mendesak Gubernur Danny Setiawan segera merilis Upah Layak 2006. "Kualitas Hidup Layak (KHL)yang ditetapkan saat ini lebih buruk daripada Kualitas Hidup Minimum (KHM) yang ada. Pemerintah sudah tidak jelas, apalagi ditambah dengan kenaikan harga BBM saat ini," kata Wakil Ketua SPN DPD Jabar, Waras Warsito, salah satu peserta aksi.Dia mengungkapkan, Gubernur Jabar hingga kini belum mengeluarkan putusan Upah Layak 2006, padahal dia hanya memiliki waktu 10 hari setelah Lebaran. "Sebab pada 20 November 2005, secara nasional seluruh gubernur sudah harus menetapkan hal itu," sambung Waras.Waras kecewa karena hingga kini Jabar tidak memiliki Dewan Pengupahan Provinsi, padahal dewan ini bertugas merekomendasikan besaran nilai upah layak pada gubernur. "Saat ini kondisi buruh pascakenaikan harga BBM sangat mengenaskan. Tiap bulan buruh harus menanggng utang Rp 500 ribu," cerita Waras.Rata-rata tiap bulan buruh menerima upah Rp 600 ribuan. Padahal saat ini order produksi tidak ada, utang perusahaan juga tinggi. "BBM naik, utang kita naik. Kita tidak tahu kita masuk golongan orang miskin atau bukan," keluh Waras. Waras dkk menuntut agar KHL Jabar dinaikkan 130 persen setelah ditambah kompensasi kenaikan harga BBM.Menurut data Depnakertrans, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar adalah Rp 408,260. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads