SBY Ragu Berantas Korupsi, JK Nyalip di Tahun 2009

SBY Ragu Berantas Korupsi, JK Nyalip di Tahun 2009

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2005 09:36 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta lebih tegas menindak koruptor kakap yang jelas-jelas merugikan negara. Jika SBY tetap peragu, tahun 2009 citranya akan ambruk dan disalip oleh citra Jusuf Kalla (JK)."Mestinya SBY berani lebih keras dalam isu korupsi. Sebab, jika tetap peragu maka citranya pada 2009 akan menurun. Sedangkan JK bisa mengatrol citranya melalui mesin politik partai Golkar," kata anggota Komisi III DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf kepada detikcom, Rabu (12/10/2005).Dalam pandangan Almuzammil, SBY semestinya berani mengambil sikap kontroversial memberantas korupsi. Apalagi SBY terbukti mengambil berani mengambil kebijakann yang sangat kontroversial terkait dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober lalu. "Kalau SBY berani mengambil sikap kontroversial saat menaikkan harga BBM, mengapa tidak berani mengambil sikap keras misalnya melakukan hukuman mati koruptor kakap yang sangat merugikan negara," terangnya sambil mengatakan saat ini kampanye antikorupsi SBY masih merupakan 'macan ompong'.Menurut dia, jika saat ini ada koruptor kakap yang bisa diekspose penanganannya maka akan bisa menjadi komunikasi politik penyeimbang atas kesedihan masyarakat setelah kenaikan harga BBM yang luar biasa."Tidak ada pelaku korupsi kakap yang mampu digiring oleh kepolisian, kejaksaan, dan KPK. Meski KPK ada manuver yang agak menghibur terkait kasus KPU dan mafia peradilan di MA. Polisi juga sedikit menghibur dengan gebrakan pemberantasan judi, premanisme, dan penyelundupan BBM di Kaltim," tuturnya. (san/)


Berita Terkait