3 Tahun Bom Bali I Diperingati

3 Tahun Bom Bali I Diperingati

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2005 08:37 WIB
Kuta - Puluhan orang yang tergabung isyana dewata (istri dan suami dewata) yang kerabat atau keluarganya menjadi korban bom Bali I tampak hadir di antara ratusan orang yang berkerumun di lokasi peringatan 3 tahun bom Bali I di sekitar ground zero yang terletak di antara Sari Club dan Paddy's Pub Jalan Legian Kuta Bali.Dengan mengenakan pakaian adat, mereka khidmat mengheningkan cipta selama 202 detik. Hitungan detik ini menyimbolkan jumlah korban yang meninggal. Setelah itu, peletakan karangan bunga dilakukan yang diawali oleh Menlu Australia Alexander Downer lalu diikuti oleh wakil gubernur Bali I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan, Kapolda Bali I Made Mangku Pastika dan beberapa duta besar lainnya serta disusul oleh isyana dewata.Usai meletakkan bunga, di depan monumen diletakkan tangkai bunga mawar di kolam yang berada di depan monumen bom Bali I. Suasana duka menyelimuti upacara peringatan ini. Kebanyakan isyana dewata langsung menangis ketika memandang nama para keluarga atau kerabatnya yang terpahat pada monumen bom Bali I sebagai korban.Salah seorang keluarga korban, Natalie Juniardi menangis terisak-isak ketika berada di depan monumen. Warga Australia yang telah menjadi warga negara Indonesia ini dulunya memiliki suami bernama Juniardi (WNI) yang tewas ketika berada di Sari Club. Natalie yang memiliki dua orang anak meminta pelaku peledakan bom Bali I, Amrozi cs segera dieksekusi. "Supaya kita bisa maju ke depan dan bisa menangkap pelaku bom Bali II. Hal itu tentu akan mengobati," katanya lirih.Ni Luh Ermiyati, yang suaminya ikut tewas, besama dua orang anaknya hadir dalam peringatan itu. "Saya sangat sedih ternyata ada bom lagi. Saya semakin khawatir seakan-akan bakal terjadi bom lagi. Saya berharap pemerintah bisa menjaga keamanan dan perekonomian Bali," harapnya sambil terisak-isak.Dalam kata sambutannya, Downer menjanjikan membantu Indonesia dalam memerangi terorisme. Dia meminta pemerintah Indonesia untuk terus memerangi terorisme dan mengusut tuntas pelaku peledakan bom Bali II."Yakinlah kami akan selalu berada di samping anda, teguh memerangi terorisme. Terorisme menyerang aspirasi bangsa Indonesia. Terorisme telah menjalankan ideologi kebencian dan telah dikutuk berulangkali oleh masyarakat di seluruh dunia," tegasnya. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads