detikNews
Minggu 23 Juni 2019, 11:05 WIB

Di Swiss, Menaker Komitmen Dorong Kerja Layak bagi Seluruh Pekerja

Robi Setiawan - detikNews
Di Swiss, Menaker Komitmen Dorong Kerja Layak bagi Seluruh Pekerja Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta - Indonesia mendukung pengesahan Konvensi dan Rekomendasi Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

Kedua instrumen ketenagakerjaan internasional baru tersebut disahkan melalui pemungutan suara dalam sesi ke-108 Konferensi Perburuhan Internasional/International Labour Conference (ILC) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 21 Juni 2019.

"Baik pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja Indonesia sepakat mendukung pengesahan Konvensi dan Rekomendasi ILO, mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja. Hal ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mendorong kerja layak bagi seluruh pekerja di Indonesia," kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam keterangan tertulis, Minggu (23/6/2019).


Hanif menyampaikan, konvensi dan rekomendasi tersebut bertujuan menciptakan dunia kerja, yang bebas dari segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan bagi semua orang, baik di tempat melakukan aktivitas kerja, perjalanan dari dan menuju tempat kerja, bahkan dalam komunikasi terkait pekerjaan dengan menggunakan teknologi informasi.

Ia menjelaskan, konvensi juga memberi perlindungan terhadap pencari kerja, pasien, serta klien dari tindak kekerasan dan pelecehan.

Sementara itu, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, sekaligus Duta Besar Hasan Kleib menjelaskan pembahasan penyusunan Konvensi dan Rekomendasi ILO mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja tersebut, telah dilaksanakan di Jenewa selama dua tahun dalam kerangka tripartit (pemerintah, pengusaha, dan pekerja).

"Sejauh ini, pemerintah Indonesia terlibat aktif dalam negosiasi konvensi dan rekomendasi serta bekerja sama dengan negara-negara anggota ILO lainnya memberikan masukan dalam Konvensi dan Rekomendasi tersebut," jelasnya.

Sebagai informasi Konvensi ILO merupakan instrumen ketenagakerjaan internasional yang bersifat mengikat secara hukum dan perlu diratifikasi. Sementara rekomendasi bukan merupakan instrumen yang mengikat secara hukum, tidak memerlukan ratifikasi, namun memuat petunjuk mengenai bagaimana konvensi dapat diimplementasikan.


Pengesahan Konvensi dan Rekomendasi Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja dilakukan dalam sesi ke-108 Konferensi Perburuhan Internasional yang berlangsung di Jenewa pada 10-21 Juni 2019.

Konvensi ILO mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja tersebut akan mulai berlaku setahun, setelah terdapat dua negara yang melakukan ratifikasi.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com