detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 07:01 WIB

Istana Harap Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo sebelum Putusan MK, Mungkinkah?

Tim detikcom - detikNews
Istana Harap Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo sebelum Putusan MK, Mungkinkah? Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jakarta - Pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto terus diupayakan. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko berharap upaya rekonsiliasi itu bisa terwujud sebelum sidang sengketa hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai. Mungkinkah harapan itu terwujud?

"Ya harapan kami sih sebelum MK lah, lebih bagus lagi sehingga suasana jadi sejuk. Kita semua masyarakat Indonesia sudah bosan lah dengan kondisi yang seperti ini, membosankan," kata Moeldoko di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis (20/6/2019).


Keputusan MK tentang sengketa hasil Pilpres 2019 paling lambat akan diumumkan pada 28 Juni nanti. Mantan Panglima TNI ini berharap keduanya bisa berjabat tangan sebelum sidang MK usai. Sebab, masyarakat juga sudah jenuh dengan situasi politik yang berlarut-larut. Pendekatan menuju rekonsiliasi tengah dijalankan.

"Saya pikir nggak lama lagi lah itu ya pasti akan terjadi pertemuan antara dua pucuk pimpinan ini dan itu harapan masyarakat semuanya. Untuk itu, Pak Jokowi karena berhenti memikirkan itu untuk selalu melakukan upaya agar segera terjadi," ungkap dia.

Sebelumnya, analis komunikasi politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, mengatakan rekonsiliasi perlu dilakukan untuk menghindari ketegangan politik yang berkepanjangan. Gun gun menilai rekonsiliasi tidak boleh menunggu putusan MK.

"Menurut saya mulai dari sekarang harus rekonsiliasi, apapun putusan MK, kita butuh politik kebangsaan untuk menyembuhkan keterbelahan publik," kata Gun Gun kepada wartawan, 28 Mei lalu.

Namun hingga kini rekonsiliasi tersebut belum terlaksana, sidang sengketa Pilpres masih berlangsung di MK. Menurut Badan Pemenangan Nasinoal (BPN) Prabowo-Sandi yang memberikan keterangan sejak sebelum sidang MK, Prabowo dan Jokowi akan bertemu setelah putusan MK, namun dalam suasana lebaran.

"Saya rasa Juni atau Juli akhir kelar lah. Juli, ya pas lah, habis lebaran. Insyaallah kita sudah bisa bergandengan lagi sama-sama fokus membangun Indonesia," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (22/4/2019).


Sementara itu, Koordiantor Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pertemuan Jokowi dan Prabowo akan terjadi setalah MK memutus sengketa Pilpres 2019. Ibarat Tinju, sebelum MK memutus sidang, berarti pertandingan belum usai.

"Kita lihat hasilnya, kan masih panjang. Keputusan kita belum tahu sampai tanggal berapa. Kan kompetisi belum tuntas. Kita lihat nanti setelah kompetisi, ini masih dalam ring, masa dalam ring masih bertarung kita sudah peluk-pelukan, belum. Jadi belum tuntas," kata koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, di media center BPN, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).


Cak Imin: Koalisi 01 Sudah Gemuk, Tapi untuk Rekonsiliasi Why Not?
(lir/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed