Sebelum Diperiksa, Polly Telepon Kru Garuda Samakan Persepsi
Selasa, 11 Okt 2005 17:39 WIB
Jakarta - Pollycarpus menelepon kru Garuda untuk menyamakan persepsi sebelum menjalani pemeriksaan polisi. Dia pun menumpahkan unek-unek setelah menjadi bulan-bulanan media massa terkait kasus kematian aktivis HAM Munir. Demikian yang mengemuka dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Selasa (11/10/2005). Sidang yang diketuai Cicut Sutiarso ini mengagendakan pemeriksaan saksi. "Polly pernah menelepon saya sebelum diperiksa polisi. Hal tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi seperti menanyakan jumlah penumpang, siapa namanya, dan jadwal pemberangkatan," kata saksi Brahmani Astawati, pramugari senior Garuda.Menurut Brahmani, Polly juga menanyakan laporan penerbangan yang dibuat olehnya. Sebab dalam laporan tersebut terdapat catatan bahwa Polly melakukan penukaran tempat duduk."Saya meminta Polly untuk tidak khawatir karena kalau kita tidak bikin apa-apa kita serahkan saja pada Gusti Allah," ujar Brahmani.Polly membenarkan dirinya memang menelepon Brahmani. "Saya menelepon Brahmani sebelum diperiksa untuk mencari pengacara dan saya menyampaikan kenapa kita bisa seperti ini. Saya kesal karena pemberitaan media yang menjelek-jelekkan saya. Sedangkan perusahaan melarang saya untuk berbicara," kata Polly.Polly pun meminta Brahmani segera menyerahkan laporannya agar masalah ini menjadi lebih baik.Tidak hanya kepada Brahmani, Polly juga curhat kepada Pramugara Odie. "Polly selama selama di Jakarta telah 4 kali menelepon ke HP saya dan itu terjadi pada Maret 2005," kata Odie.Menurut Odie, Polly menyampaikan mengenai ketidaknyamanan dengan kasus Munir dan pememberitaan media yang menghancurkan namanya."Telepon yang terakhir dari istrinya yang menyatakan mudah-mudahan yang menjadi korban Mas Polly saja. Saya tidak tahu korban yang dimaksud," ujar Odie.Kesaksian Odie tidak dibantah Polly. "Benar saya menelepon Odie dan mengeluh banyak karena dijelek-jelekkan media. Saya menanyakan Odie apakah dikejar wartawan. Saya juga menelepon dia untuk menanyakan kesehatan Odie karena kakinya baru saja dipasang pen," urai Polly.Namun Odie membantah penyataan Polly. "Polly tidak pernah menanyakan kesehatan saya selama menelepon," timpal Odie.
(aan/)











































