Pasien Suspect Flu Burung di RSPI Tambah 1 Orang

Pasien Suspect Flu Burung di RSPI Tambah 1 Orang

- detikNews
Selasa, 11 Okt 2005 17:06 WIB
Jakarta - Wabah flu burung tidak juga mereda. Ramdani (54), terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, karena memiliki gejala yang mirip penyakit flu burung. Ramdani masuk ke ruang gawat darurat RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (11/10/2005) pukul 16.05 WIB.Cahyadi tinggal di Jalan Karet RT 09/RW 09 No. 68, Pasar Baru Timur, Jakarta Pusat. Sebelumnya, ia dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta, sejak 7 Oktober lalu.Cucu korban, Eko, mengaku kakeknya tidak pernah bersentuhan dengan unggas. "Kakek tidak ada riwayat dekat-dekat dengan unggas," katanya.Ia menjelaskan suhu badan kakeknya mencapai 40,4 derajat celcius. Selain itu, Cahyadi juga menderita batuk dan sesak napas. Saat diturunkan dari ambulan, Cahyadi mengenakan kemeja kemeja kotak-kotak dan sarung. Selain itu, jarum infus juga terpasang di lengan kiri.Dari catatan medik RSUD Tarakan tertulis, Cahyadi menderita TBC paru, pneumonia berat, gagal ginjal kronik dan suspect flu burung. Usai diambil darah dan menjalani rontgen paru-paru, Cahyadi langsung dibawa masuk ke ruang ICU. Total pasien kasus flu burung yang dirawat di RSPI berjumlah 9 orang. Satu orang di antaranya menjalani perawatan di ruang ICU yakni Mutiara Gayatri (7). Mutiara sudah dipastikan positif mengidap virus flu burung.Sedangkan, 7 orang lainnya masih berstatus suspect flu burung dan kini menjalani perawatan di ruang isolasi cempaka. Pasien yang dirawat tersebut yakni Ahmad Zainuddin (23),Herman (24), Umiyani Asep (36), Ageng (2), Ira Intan (5), M Ruben (5 bulan), dan Fikri Yandhika (3).3 Pasien dewasa saat ini kondisi tubuhnya sudah stabil. Mereka tinggal menunggu izin dari dokter untuk diperbolehkan pulang. Sementara Ageng, Fikri dan Ruben masih harus menjalani pemeriksaan darah pada 15 Oktober mendatang. Hasil pemeriksaan ini baru bisa diketahui pada 22 Oktober nanti. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads