Saksi mengetahui deklarasi bupati Karanganyar dari video yang disebar lewat grup WhatsApp. Dalam video, ada ratusan hingga ribuan orang yang mengikuti pernyataan deklarasi bupati mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Saya memvalidasi teman-teman yang juga dapat video di gedung wanita di Kecamatan Karanganyar," kata saksi Tri Hartanto dalam sidang di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keesokan harinya, 1 April 2019, saksi bersama rekannya bernama Mulyono mengirimkan pesan WhatsApp ke Bupati Karanganyar. Saksi meminta konfirmasi soal kebenaran video deklarasi dukungan ke Jokowi
"Bahasa kami 'Bapak apakah video ini betul, dan bagaimana tanggapan Bapak'. Beliau (jawab) betul, beliau mengatakan tidak dilakukan di hari efektif," ujar saksi Hartanto menyebut pesan singkat itu dikirim lewat telepon genggam temannya.
Bupati Karanganyar, menurutnya, membalas pesan singkat dan memberikan pesan yang ditafsirkan Hartanto sebagai ajakan mendukung Jokowi.
"Berikutnya beliau mengajak kami 'bahasa di situ 'jenengan' untuk ikut beliau. Kami tanggapi pejabat daerah itu harusnya netral dan mohon maaf kami tidak berpolitik," kata saksi Hartanto. (fdn/fdn)











































