detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 14:44 WIB

QS World University Ranking: Peringkat IPB Naik 100 Tingkat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
QS World University Ranking: Peringkat IPB Naik 100 Tingkat Foto: Kampus IPB/ipb.ac.id
Jakarta - QS World University Ranking, salah satu penyelenggara pemeringkatan perguruan tinggi di dunia, mengeluarkan hasil resmi pemeringkatan yang berlaku untuk periode Juni 2019-Mei 2020. Peringkat IPB naik 100 tingkat dibanding tahun sebelumnya.

Dalam keterangan pers IPB yang diterima detikcom, Rabu (19/6/2019), IPB kini menempati posisi 601-650 rangking dunia setelah tahun lalu berada di peringkat 701-750 untuk World University Ranking (WUR) dan peringkat 130 untuk Asia University Rangking (AUR).

Pada tahun ini, peringkat IPB dalam QS World University Ranking by subject on Agriculture and Forestry tetap bertahan pada Top 100. IPB University ada di posisi Top 100 ini dalam 4 tahun terakhir.


"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perangkingan QS WUR. Ini adalah hasil dari kerja keras kita semua dalam program peningkatan kinerja penelitian dan internasionalisasi, seiring dengan makin tingginya semangat menghasilkan inovasi," ujar Rektor IPB University, Dr Arif Satria.

Pemeringkatan QS World University Rangking (WUR) kali ini dilakukan terhadap 1.620 perguruan tinggi yang memenuhi syarat dari total sebanyak 4.763 institusi perguruan tinggi yang dipertimbangkan di 151 negara. Penilaian dilakukan secara ketat setiap tahunnya berdasarkan enam kategori penilaian, yaitu reputasi akademik, reputasi pemberi kerja (employer), rasio dosen dan mahasiswa, kutipan publikasi ilmiah per dosen dan rasio dosen internasional serta rasio mahasiswa internasional.

"Perangkingan bukanlah tujuan, melainkan akibat atau hasil dari sebuah proses penyelenggaraan Tri Dharma secara progresif dan inovatif. Orientasi IPB tetap pada kontribusi sebesar-besarnya pada penguatan inovasi untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa," imbuh dia.


Indikator yang secara signifikan memperkuat posisi IPB tahun ini di antaranya adalah reputasi akademik dan internasionalisasi. Seperti diketahui, dalam sepuluh tahun terakhir, IPB adalah penghasil inovasi terbanyak (39 persen) menurut Business Innovation Center.

Dekan Sekolah Pascasarjana IPB sebagai Ketua Task Force QS WUR di IPB, Prof. Dr. Anas M. Fauzi menyampaikan perlunya upaya terus menerus untuk peningkatan reputasi dan kinerja akademik disertai dukungan infrastruktur pendidikan dan penelitian, sistem data dan informasi, fasilitasi bagi mitra internasional, peningkatan kesiapan dan kualifikasi lulusan (graduate employability) serta penguatan promosi.
(gbr/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com