detikNews
Senin 17 Juni 2019, 19:37 WIB

BIN-BNPT Dilibatkan Cek Rekam Jejak Capim, KPK: Itu Domain Pansel

Haris Fadhil - detikNews
BIN-BNPT Dilibatkan Cek Rekam Jejak Capim, KPK: Itu Domain Pansel Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK menyatakan bakal melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN) hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk keperluan pengecekan rekam jejak para capim. KPK menghargai dan menyebut hal itu domain Pansel Capim KPK.

"Ketika Pansel datang ke berbagai institusi dan mendengar dari masyarakat, itu adalah domain Pansel. KPK menghargai Pansel dengan tindakan yang dilakukan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Dia mengingatkan pimpinan KPK nantinya menjadi ujung tombak pelaksanaan UU 30 Tahun 2002 tentang KPK. Febri juga berharap semua instansi yang dimintai masukan atau pengecekan rekam jejak bisa memberi informasi semaksimal mungkin.




"Akan lebih baik masing-masing instansi memberi informasi semaksimal mungkin," kata dia.

KPK, kata Febri, juga bakal melakukan pengecekan rekam jejak sesuai dengan kewenangan KPK. Pengecekan nantinya dilakukan sebelum tahap wawancara.

Dia pun memastikan KPK merupakan instansi yang bekerja dalam koridor hukum yang berlaku. Dia menyebut semua pegawai dan pimpinan KPK mengikuti aturan yang ada.

"KPK itu adalah instansi yang memiliki wewenang dalam pemberantasan korupsi. Semua harus dilaksanakan dalam koridor hukum, dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi semua pimpinan dan pegawai KPK berada dalam koridor itu," ujarnya.

Sebelumnya, Pansel Capim KPK menyebut ada rencana mengunjungi kantor BIN dan BNPT. Hal itu dilakukan untuk meminta bantuan kedua lembaga tersebut memastikan rekam jejak kandidat capim bebas paparan radikalisme.





"Kami akan ke BIN dan ke BNPT. BNTP ini adalah sesuatu yang baru memang, karena eranya seperti ini sehingga kita juga tidak mau kecolongan. Jangan sampai ada (capim KPK) terpapar radikalisme. Jadi kita juga akan ke BNPT selain ke BIN, karena ke BIN itu juga selalu kita lakukan tracking untuk itu," ujar Ketua Pansel capim KPK, Yenti Garnasih.

Hal itu disampaikan Yenti setelah bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajarannya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/6).

Pendaftaran capim KPK mulai dibuka hari ini hingga 4 Juli 2019.



Tonton video Seleksi Capim KPK, Pansel Dengar Masukan Pimpinan KPK:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed