Kronologi Setya Novanto Pelesiran ke Toko Bangunan di Bandung

Kronologi Setya Novanto Pelesiran ke Toko Bangunan di Bandung

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Minggu, 16 Jun 2019 11:53 WIB
Setya Novanto (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Setya Novanto (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto pelesiran ke toko bangunan mewah di Padalarang, Bandung, Jawa Barat. Setya Novanto awalnya mengaku sakit dan direkomendasikan oleh dokter Lapas Sukamiskin untuk diperiksa di rumah sakit.

"Jadi awalnya Pak Setya Novanto itu mengeluh sakit, diperiksa oleh dokter LP (Lapas Sukamiskin), kemudian pada tanggal 10 (Juni 2019) dilaksanakan sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) di lapas, itu sesuai prosedur," ujar Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Kementerian Hukum dan HAM Yunaedi saat dihubungi, Minggu (16/6/2019).

Berdasarkan hasil sidang TPP, Setya Novanto kemudian direkomendasikan untuk diperiksa ke rumah sakit. Dia pun dikawal oleh dua petugas dari lapas dan dari kepolisian.

"Jadi ada rekomendasi dokter, kemudian ada sidang TPP, kemudian Kalapas membuat surat keputusan untuk diperiksakan ke rumah sakit dengan pengawalan 2 orang, 1 dari petugas lapas dan 1 lagi dari kepolisian," katanya.

Setya Novanto tiba di salah satu rumah sakit di Bandung pada Selasa (11/6). Setelah diperiksa di IGD, dia dinyatakan oleh dokter untuk menjalani rawat inap.

"Setelah diperiksa di IGD, beliau harus rawat inap, dan masih tetap dalam pengawalan, pagi, siang, malam, pengawalan melekat," tuturnya.


Kamis (13/6), Setya Novanto melakukan cek terakhir oleh dokter rumah sakit. Hasilnya dia diminta menjalani observasi hingga Jumat (14/6). Setya Novanto juga sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit pada Jumat (14/6).

"Dan hari Jumat (14/6) sekitar abis Jumatan pukul 14.22 WIB itu beliau sudah sehat, namun dengan masih menggunakan kursi roda dari lantai 8 turun ke lantai 3 untuk menyelesaikan administrasi pembayaran dengan keluarganya," imbuhnya.

Saat Setya Novanto turun ke lantai 3 rumah sakit untuk menyelesaikan pembayaran, pengawal yang mengawal Setya Novanto menunggu di lantai 8 tempat Setya Novanto menginap. Novanto hanya ditemani keluarganya. Ditunggu 10 menit Setya Novanto tak juga kembali ke lantai 8 di kamar tempatnya dirawat.

"Ditunggu 10 menit sama pengawal kok nggak naik-naik, nah pengawal turun ngecek ke lantai 3, ternyata tidak ada di tempat, dilaporkan ke Kalapas kemudian dilakukan upaya pencarian," ucapnya.


Saat dilakukan pencarian mulai sekitar pukul 15.00 WIB, seketika Setya Novanto pun tiba-tiba kembali rumah sakit pada 17.43 WIB. Atas perbuatannya meninggalkan rumah sakit tanpa izin pengawal itu lah Setya Novanto dianggap melanggar.

"Berdasarkan laporan pengawal itu lah Pak Setnov dianggap meninggalkan rumah sakit tanpa sepengetahuan petugas dan itu dianggap melanggar, akhirnya dibawa ke Lapas dan perintah Kakanwil sebagai penanggung jawab wilayah untuk dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, sebagai tempat yang lebih ketat pengamanannya. Dan petugas pengawalnya diperiksa," katanya.

"Jadi bukan karena video atau berita viral, tidak. Memang begitu kedapatan dia menghilang dari rumah sakit, begitu dia kembali langsung dibawa ke LP, proses di situ, langsung Pak Kakanwil Jawa Barat memutuskan untuk dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dengan pengamanan yang lebih ketat," lanjutnya.


Kepergok Pelesiran, Setya Novanto Dipindah ke Lapas Gunung Sindur:

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/tor)