detikNews
2019/06/15 07:02:36 WIB

Round-Up

Belum Ada TGPF 22 Mei dalam Opsi Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Belum Ada TGPF 22 Mei dalam Opsi Jokowi Foto: Presiden Joko Widodo (Biro Pers Setpres)
Jakarta - Usul pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kerusuhan 21-22 Mei 2019 menyeruak. Tapi bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi), usulan itu belum jadi opsi.

Usulan itu sempat datang dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Terkait usul itu, Jokowi meminta publik memberikan waktu kepada polisi guna menuntaskan kasus rusuh 21-22 Mei.

"Berikan waktu terlebih dahulu kepada polisi untuk menyelesaikan yang kasus pembunuhannya, kemudian ini juga udah berjalan paralel, nanti kasus yang berkaitan dengan meninggalnya yang ada di lokasi-lokasi kerusuhan," kata Jokowi di sela peninjauan Waduk Muara Nusa Dua, Denpasar, Bali, Jumat (14/6/2019).

"Saya kira dua-duanya berjalan paralel," imbuhnya.


Ricuh 22 Mei / Ricuh 22 Mei / Foto: Agung Pambudhy


Usulan ini sebelumnya sudah ditolak oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dia meminta masyarakat mempercayakan Polri untuk mengusut kerusuhan 21-22 Mei.

"Percayakanlah itu pada Polri. Mereka itu berbuat profesional kok. Ada bukti, dijelaskan ke publik, ada konferensi pers, data-datanya lengkap. Jadi saya kira serahkan ke Polri," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed