Parpol Pendukung Kenaikan Harga BBM Diminta Bertobat

Parpol Pendukung Kenaikan Harga BBM Diminta Bertobat

- detikNews
Senin, 10 Okt 2005 23:24 WIB
Jakarta - Partai-partai politik (parpol) pendukung kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diminta untuk melakukan pengakuan dosa kepada publik. Pernyataan penyesalan saja atas kenaikan harga BBM yang rata-rata mencapai 128 persen itu tidak cukup. "Enak saja mereka cuma menyatakan kecewa saja. Harus ada tanggung jawab yang lebih dari itu.Biar bagaimana pun parpol-parpol itu memberikan andil untuk itu,"" kata Ketua Umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Ryaas Rasyid.Ryaas, saat jumpa pers satu tahun kinerja SBY-JK di Hotel Nikko Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin, (10/10/2005), menyatakan hal itu dilakukan karena parpol pendukung kenaikan harga BBM memberi andil dalam menjadikan masyarakat susah seperti saat ini. Pengamat politik yang juga politisi ini menyambut positif usaha beberapa fraksi di DPR yang akan mengusulkan hak interpelasi terhadap kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemrintah. "Itu bagus biar ada check and balances," tukasnya. Namun, Ryaas pesimistis bahwa rencana usulan tersebut dapat diterima oleh beberapa anggota DPR lainnya untuk menjadikan rapat paripurna luar biasa. "Bagaimana bisa lolos jika Golkar, PKS, PAN dan PPP masih melakukan penolakan untuk itu," urainya. Selain itu menurutnya, pemerintah saat ini juga cukup pintar dalam melobi anggota DPR supaya mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan kehendak pemerintah. "Hal ini berdampak pada fraksi yang awalnya ngotot di tengah jalan bisa melemah," jelasnya. (gtp/)


Berita Terkait