Elpiji Langka di Solo

Elpiji Langka di Solo

- detikNews
Senin, 10 Okt 2005 18:52 WIB
Solo - Keruwetan bahan bakar terus terjadi. Belum juga masalah distribusi dan harga eceran minyak tanah selesai, kini giliran elpiji sulit didapatkan di Solo dan sekitarnya. Harga di pasaran melejit. Pihak distributor mengakui ada hambatan pengiriman karena terjadi pengalihan pasokan.Di pengecer harga satu tabung elpiji seberat 12 kg bisa mencapai Rp 63.000 dari harga sebelumnya Rp 50.000. Itu pun belum tentu bisa didapat. Banyak konsumen yang mengeluh kesulitan mendapatkan elpiji."Pasokannya susah, bahkan dari agen sudah banyak yang kosong. Kesulitan tersebut sebenarnya sudah terasa sejak awal pekan lalu," jelas seorang pengecer.Pihak Hiswana Migas mengakui adanya persoalan. "Ada hambatan pasokan elpiji. Pertamina sudah memberitahukan tanggal 4 hingga 8 Oktober terjadi pengalihan pasokan dari Cilacap ke Cirebon. Sehingga memang ada hambatan di sana," ujar Kabid Elpiji Hiswana Migas Surakarta, Ny Tien Suprapto.Selain itu pasokan ke agen juga dibatasi. Faktor lainnya adalah Hiswana Migas menitikberatkan distribusi elpiji ke kalangan industri dengan perbandingan 75 persen untuk industri berbanding 25 persen untuk rumah tangga."Karena Solo banyak industri, maka elpiji banyak tersedot ke sana sehingga menyebabkan terjadinya kesulitan mencari elpiji bagi rumah tangga. Lagipulakalau dulu setiap hari dikirim, sekarang dua hari sekali baru dikirim dengan jumlah terbatas," papar Tien.Lebih lanjut, Tien juga mengaku pihaknya tidak mampu memberikan pengawasan harga di tingkat pengecer karena wewenang yang dimiliki Hiswana Migas melakukanpengawasan hanya sampai pada tingkat agen, tidak sampai ke tingkat. (asy/)


Berita Terkait