Presiden SBY Minta Penyeleweng KKB Dihukum
Senin, 10 Okt 2005 17:39 WIB
Jakarta - Kartu Kompensasi BBM (KKB) banyak salah sasaran. Jatah rakyat miskin itu tega-teganya dijualbelikan. Presiden SBY pun minta penyeleweng KKB dihukum."Presiden minta segera dilakukan koreksi dan pengenaan sanksi hukum," kata juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng di kantor kepresidenan, Jakarta, Senin (10/10/2005).Menurut Andi, Presiden SBY telah menerima laporan terjadinya penyelewengan dalam proses penyaluran dana kompensasi BBM. "Pemerintah tetap akan menerapkan tindakan hukum pada pelaku tindakan penyelewengan," tandas mantan pengamat politik ini. Seperti diberitakan, 5-10 persen kartu kompensasi BBM untuk warga miskin yang telah dibagikan ini salah sasaran. Bahkan di sejumlah daerah, seperti Tangerang, Banten, kartu ini dijualbelikan sebesar Rp 800 ribu, dari angka semestinya Rp 1,2 juta/tahun.Depdagri juga menginstruksikan pemerintah daerah membuka posko guna menampung kekeliruan penyaluran subsidi langsung BBM tersebut.
(aan/)











































