Sidang Ditutup, Massa Aksi Kawal MK Masih Bertahan di Patung Kuda

Ibnu Hariyanto, Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 14 Jun 2019 16:17 WIB
Massa aksi yang berkumpul di kawasan Patung Kuda. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Proses persidangan gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) ditutup dan akan dilanjutkan pada Selasa, 18 Juni 2019. Namun massa aksi yang mengaku mengawal prosesnya itu masih berorasi di kawasan Patung Kuda.

Sidang di MK itu ditutup pada pukul 15.15 WIB tadi, tapi hingga saat ini, pukul 16.15 WIB, massa masih berkumpul di kawasan Patung Kuda. Orasi disampaikan melalui pengeras suara dari mobil komando.

Salah seorang yang memberikan orasi adalah mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua. Dia meminta MK berani mengambil keputusan yang sesuai dengan fakta.

"Kita datang ke sini memberikan dukungan moral kepada MK, memberikan support kepada MK, agar mereka berani mengambil keputusan, berani memeriksa sesuai fakta-fakta yang ada di lapangan, agar mereka tidak takut intimidasi seperti lembaga-lembaga lain," kata Abdullah.




Selain itu, ada Ketua Umum Front Pembela Islam (Ketum FPI) Sobri Lubis. Dia menyebutkan apa yang dilakukan massa hari ini bukanlah bentuk dukungan terhadap capres-cawapres 01 atau 02.

"Turun kita kali ini ya bukan dukung mendukung 01 atau 02. Ini adalah berkaitan dengan kita sebagai manusia, tentu kita punya nurani," ucap Sobri di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

"Kita tahulah mana yang hak, mana yang batil, kita tetap menunjukkan komitmen kita berada pada jalan kebenaran," imbuh Sobri.



Simak Juga "MK Izinkan Tim Prabowo Pakai Gugatan Perbaikan":

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/fjp)