4 Orang Meninggal dan 36 Dirawat Akibat Muntaber di Sumbar
Senin, 10 Okt 2005 17:08 WIB
Padang - Sedikitnya empat orang meninggal dunia dan 36 warga lainnya dirawat di rumah sakit akibat wabah muntaber yang menyerang Nagari Malalak, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Salman Syam, ketika dihubungi detikcom via ponselnya, Senin (10/10/2005) mengatakan, hingga hari ini sedikitnya 50 warga dinyatakan sudah terkena wabah tersebut. "Kita sudah menetapkan hal ini sebagai kejadian luar biasa (KLB)," ujarnya.Dikatakan Salman, empat warga yang meninggal sudah dikuburkan oleh keluarga masing-masing dan 36 warga masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Umum Achmad Muchtar Bukittinggi, RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi, dan Puskesmas setempat. "Muntaber mulai menyerang warga pada Kamis (6/10/2005) dan mencapai puncaknya Sabtu dan Minggu kemarin," terangnya. Salman mengatakan, pemerintah Kabupaten Agam menanggung seluruhnya biaya perawatan warga yang terkena muntaber tersebut. Di samping itu, Pemkab Agam juga menyiagakan Puskesmas setempat selama 24 jam serta mendrop obat-obatan dan oralit secukupnya."Hasil penelitian sementara, penyebab wabah itu karena warga mengkonsumsi air yang tercemar. Sekarang kita sedang meneliti sampel air yang diminum warga tersebut untuk memastikan penyebabnya," demikian Salman Syam.
(nrl/)











































