detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 08:55 WIB

Polres Tangsel Pastikan Belum Ada Massa yang Bergerak ke MK

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Polres Tangsel Pastikan Belum Ada Massa yang Bergerak ke MK Personel Polres Tangsel memantau stasiun-stasiun kereta api yang menuju Jakarta. (Dok Istimewa)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Jelang sidang perdana gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) pada pukul 09.00 WIB pagi ini, Polres Tangerang Selatan ikut memantau ada tidaknya pergerakan massa yang hendak menuju ke MK. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan menyebut hingga kini belum terlihat adanya massa yang akan bergerak menuju MK.

"Belum ada kelihatan massa yang mau berangkat ke MK," ujar Ferdy saat dihubungi melalui telepon, Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.


Ferdy sendiri menyebut bahwa pemantauan ini sifatnya tidak formil, namun tetap mengerahkan anggota dengan maksimal. Ferdy tidak ingin membuat tegang situasi saat ini.

"Kita juga tidak mau terkesan situasinya sangat tegang, jadi ya biasa saja," ujarnya.

Ferdy sendiri turun langsung mengecek stasiun-stasiun kereta api yang menuju Jakarta yang ada di wilayah hukum Tangerang Selatan. Berdasarkan pemaparannya pada Kamis (13/6) lalu, ada 7 stasiun yang dipantau, diantaranya Serpong, Rawa Buntu, Sudimara, hingga Jurangmangu.


"Pagi ini saya sudah turun ke lapangan tadi, sudah keliling memantau. Artinya memantau, tapi bukan memantau yang harus terlalu terbuka, tidak. Anggota juga sudah dikerahkan semua. Tadi saya sudah muter ke stasiun-stasiun kereta api di Tangsel," ucap Ferdy.

Polres Tangsel Pastikan Belum Ada Massa yang Bergerak ke MKPersonel Polres Tangsel memantau stasiun-stasiun kereta api yang menuju Jakarta. (Dok Istimewa)

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho menyebut kegiatan pemantauan massa ini dilakukan oleh seluruh aparatur keamanan, mulai dari Polri, TNI, Dishub, hingga operator stasiun-stasiun KA.

Kegiatan pengecekan di stasiun-stasiun ini tidak seintens saat kerusuhan 22 Mei lalu, namun Alex menyebut tindakan tegas tetap akan dilakukan jika memang diperlukan.

"Kalau dimungkinkan ada indikasi kejahatan seperti pembawaan benda yang dilarang seperti senjata tajam, maka tindakan tersebut akan dilakukan," ujar Alex.



Tonton video Ada Sidang di MK, Begini Pantauan Pengamanan dan Lalu Lintasnya:

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/dnu)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed