Bulog Jateng Pastikan Tak Ada OP Beras

Bulog Jateng Pastikan Tak Ada OP Beras

- detikNews
Senin, 10 Okt 2005 16:09 WIB
Semarang - Karena harga beras masih berada di level aman, Bulog Jateng memastikan tak ada Operasi Pasar (OP). Hingga kini, stok beras juga aman hingga Juni 2006 mendatang.Humas Bulog Divre Jateng Siti Retno Farida ketika ditemui di kantornya, Jl. Menteri Supeno Semarang, Senin (10/10/2005), mengungkapkan, hingga kini harga beras di Jateng masih sangat stabil. Distribusi ke daerah-daerah juga lancar seperti biasanya.Ditanya soal kemungkinan OP, Farida mengungkapkan, daerah yang harga berasnya tak terjangkau masyarakat dan stoknya habis, bisa mengajukan OP. Tapi dari pengamatan Bulog, belum ada daerah yang kondisi seperti itu."Hanya ada beberapa daerah yang mengajukan OP. Tapi kami belum mau, karena kondisi daerah tersebut belum memungkinkan," kata perempuan yang enggan menjelaskan detail daerah-daerah yang dimaksud.Farida menyebutkan, stok beras untuk enam subdivre di Jateng sebanyak 261 ribu ton. Kalau tak ada OP, maka jumlah tersebut mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Juni 2006 mendatang."Tapi kalau ada OP ya paling lama Maret 2006, stoknya sudah habis," ungkap perempuan yang juga menjadi salah satu pengurus sepak takraw Jateng ini pendek.Selama ini, lanjutnya, Bulog Jateng selalu mendistribusikan beras sebanyak 30 ribu ton per bulan. Jumlah tersebut terdiri dari raskin (beras rakyat miskin), beras untuk Lapas, dan beras untuk masyarakat umum.Khusus untuk raskin, Farida menjelaskan, stok tahun 2004 masih utuh karena tak ada distribusi. Beras tersebut akan di-refresh agar bisa dimanfaatkan masyarakat luas. "Agar berasnya bisa dikonsumsi," ungkapnya. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads