Pasca Bom Bali II, Pariwisata Butuh 6 Bulan untuk Recovery

Pasca Bom Bali II, Pariwisata Butuh 6 Bulan untuk Recovery

- detikNews
Senin, 10 Okt 2005 15:43 WIB
Jakarta - Seperti yang sudah diduga, bom yang mengguncang Bali pada 1 Oktober lalu mempengaruhi kondisi pariwisata Indonesia. Dan untuk memulihkan kondisi ini butuh waktu minimal 6 bulan."Adanya bom sudah membuat penurunan sedikit angka wisatawan," ungkap Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2005).Target wisatawan untuk tahun 2005 ini sebanyak 6 juta. Namun, hingga bulan Juni baru mencapai 2,4 juta turis. "Kita akan tetap fighting, minimal bisa mencapai jumlah tahun lalu sebanyak 5,3 juta orang," tegas Wacik.Ia yakin kondisi pariwisata Indonesia, khususnya Bali, bisa cepat pulih. Sebab, masyarakat dan pelaku pariwisata sudah tidak panik akibat adanya teror bom. "Kami tidak menemukan adanya eksodus turis meninggalkan Indonesia," tandasnya.Wacik mencontohkan, akibat bom Bali I pada 12 Oktober 2002 lalu, pemerintah membutuhkan waktu 1 tahun untuk membangkitkan gairah pariwisata. Alasannya, banyak masyarakat yang sangat trauma dengan meledaknya bom di Legian, Kuta, Bali itu. "Tapi, tahun ini berbeda karena masih banyak wisatawan yang berkunjung ke Indonesia meski ada travel warning," tuturnya.Salah satu program yang akan dilakukan pemerintah adalah mengundang duta besar yang ada di Indonesia untuk mengunjungi Bali. Selain itu, menyurati pihak penyelenggara kegiatan untuk tetap menggelar perhelatannya. "Kami akan memberitahukan fakta bahwa adanya bom, Indonesia dan Bali masih baik," ujar Wacik optimistis. (ton/)


Berita Terkait