2 Hari Tertimpa Reruntuhan, Bocah 6 Tahun Ditemukan Hidup
Senin, 10 Okt 2005 15:22 WIB
Jakarta - Tim penyelamat terus melakukan pencarian korban pasca gempa bumi dahsyat yang mengguncang Asia Selatan. Di tengah pencarian itu, seorang bocah laki-laki ditemukan hidup setelah terkubur di bawah reruntuhan bangunan selama dua hari.Bocah berusia enam tahun tersebut berhasil ditemukan oleh para relawan di Sekolah Umum Shaheen di kota Balakot, Pakistan, yang hancur diguncang gempa. Orangtua serta kerabat para siswa ikut mencari anak-anak mereka yang belum ketahuan nasibnya.Belum diketahui seberapa parah luka-luka yang diderita anak yang tidak disebutkan namanya itu. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/10/2005).Menurut warga Balakot, sekitar 400 siswa laki-laki dan perempuan terjebak di Sekolah Umum Shaheen ketika gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter memporak-porandakan sekolah tersebut. Para relawan menuturkan, mereka juga mendengar suara beberapa anak perempuan yang masih terperangkap di bawah reruntuhan. "Kami harap akan menemukan mereka dan yang lainnya yang masih hidup," ujar seorang relawan. Kota Balakot yang berpenduduk sekitar 30 ribu jiwa, merupakan salah satu daerah di Pakistan yang paling parah diguncang gempa, yang juga melanda India dan Afghanistan. Di kota itu, tiga sekolah dilaporkan rusak akibat gempa yang terjadi pada 8 Oktober lalu.Gempa ini disebut-sebut sebagai tragedi terbesar dalam sejarah Pakistan. Pejabat-pejabat pemerintah mengatakan bahwa antara 30-40 ribu orang tewas dalam bencana alam ini.
(ita/)











































