DetikNews
Kamis 13 Juni 2019, 11:48 WIB

Profil Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha

Tim detikcom - detikNews
Profil Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha (Youtube Ucein Kisaran)
Jakarta - Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha tutup usia. Mantan Staf Khusus Panglima TNI itu meninggal di usia 74 tahun.

Kabar duka itu disampaikan oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra. Aditywarman meninggal tadi malam di RSPAD Jakarta.

"Telah berpulang ke Rahmatullah Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha (74 tahun) tadi malam 12/6/2019 di RSPAD Jakarta. Semoga Allah SWT menerima segala amal kebajikannya dan mengampuni segala kekhilafannya. Saya dan keluarga berduka cita atas wafatnya beliau," kata Yusril di akun Twitter-nya, Kamis (13/6/2019). Adityawarman pun merupakan juru kampanye PBB pada Pemilu 2014.



Lalu, siapakah sosok Adityawarman Thaha? Berikut ini profil Adityawarman Thaha yang dirangkum dari berbagai sumber:

Adityawarman Thaha lahir di Suliki Gunung Mas, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada 4 Maret 1945. Dia merupakan perwira tinggi TNI AD yang pernah memegang beberapa jabatan strategis di militer. Bahkan, dia pernah menjabat Staf Ahli Panglima TNI AD. Dia berasal dari Korps Zeni.

Pada 1997, Adityawarman juga merupakan lulusan Fort Benjamin Harrison, Indiana, tahun 1975 dengan fokus bidang Komputer Analis Data Processing.

Usai pensiun dari dinas militer, pria asal Sumbar ini kemudian aktif di beberapa ormas. Beberapa di antaranya sebagai Ketua Gebu Minang (Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang) periode 2001-2014. Lalu, seperti halnya Kivlan Zen, Adityawarman juga sempat aktif sebagai alumni Pelajar Islam Indonesia (PII). Bahkan, dia sempat jadi Ketua Pengurus Pusat (PP) PII periode 2011-2015.



Lantas, Adityawarman terjun ke politik. Pada 2014, dia bersama Kivlan Zen masuk barisan pendukung Prabowo-Hatta.

Redaksi melakukan pengubahan judul dan sebagian isi berita pukul 12.45 WIB. Pengubahan dilakukan setelah redaksi mendapatkan penjelasan dari pihak keluarga bahwa alhmarhum Adityawarman Thaha tidak pernah belajar secara khusus maupun mendapatkan predikat ahli bom terbaik. Redaksi memohon maaf kepada keluarga Adityawarman mengenai kesalahan pada berita sebelum dikoreksi.
(rdp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed