Gempa di Asia Selatan
Sekolah Roboh, WNI Selamat
Senin, 10 Okt 2005 12:32 WIB
Jakarta - Hingga saat ini, belum ada laporan tentang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa di di Pakistan, India, dan Afghanistan. Ada 7 pelajar Indonesia di Pakistan yang bermukim di daerah yang paling parah terkena gempa. Meski sekolah mereka hancur, 7 pelajar Indonesia ini dipastikan selamat. Sekretaris Pertama Penerangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad, Pakistan, Nico Adam memastikan, hingga saat ini tidak ada satu pun WNI di Pakistan yang menjadi korban gempa dahsyat itu. "Tapi, kami masih memantau terus masyarakat Indonesia yang berada di lokasi gempa," kata Nico kepada detikcom, Senin (10/10/2005) pukul 12.00 WIB. Menurut Nico, sebenarnya ada 7 pelajar Indonesia yang bermukim di Provinsi wilayah Utara Pakistan (NWFP/North West Frontier Province). Saat gempa terjadi, Sabtu (8/10/2005), ditengarai mereka berada di provinsi yang menjadi daerah pusat gempa itu, tepatnya mereka diperkirakan berada di Desa Buneer. Namun, kata Nico, berdasarkan hasil pantauan KBRI hingga Minggu (9/10/2005) pukul 12.30 waktu setempat, ternyata 5 orang di antaranya sedang berada di Lahore dalam rangka kerja/dakwah lapangan (tasykil). Jadi, hanya 2 orang di antara mereka yang berada di Desa Buneer."Alhamdulillah, setelah hubungan komunikasi pulih kembali, kemarin sekitar pukul 15.30 kami berhasil menghubungi 2 orang pelajar madrasah tersebut, yaitu Sdr Budi Lubis dan Sdr. Rahmat, yang saat itu sedang berada di kota Saidu Syarif, Provinsi NWFP. Dan keduanya berada dalam kondisi sehat walafiat," kata Nico. Hanya saja, sekolah tempat mereka belajar mengalami kerusakan. Karena itu, hingga hari ini mereka bersama pelajar yang lain serta masyarakat setempat tinggal di dalam tenda-tenda darurat.KBRI terus memantau para WNI yang berada di lokasi gempa. "Kami terus memantau masyarakat kita, bisa jadi ada dari mereka yang tidak melaporkan diri mereka kepada KBRI. Khususnya wanita-wanita Indonesia yang menikah dengan orang Pakistan dan berdasarkan informasi mereka kebanyakan tinggal di daerah tersebut," demikian Nico. Gempa berkekuatan 7,6 SR ini menimpa India, Pakistan, dan Afghanistan. Sedikitnya 30.000 orang tewas akibat gempa dahsyat ini. Ribuan gedung hancur.
(asy/)











































