Pasien Positif Flu Burung Tambah 1, KLB Belum Akan Dicabut
Senin, 10 Okt 2005 12:15 WIB
Jakarta - Flu burung masih harus terus diwaspadai. Laboratorium Hong Kong kembali memberi laporan seorang pasien dari Indonesia positif terinfeksi flu burung. Pasien itu yakni Hendriansyah (21) yang kini masih dirawat di RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Hal itu disampaikan Dirjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3L) Depkes I Nyoman Kandun, di sela-sela dialog interaktif tentang demam berdarah di Kantor Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (10/10/2005).Menurut Depkes, Hendriansyah terkena flu burung dari kontak dengan ayam sakit. Ayam sakit itu kemudian disembelih dan dimakan bersama-sama dengan tetangganya. Namum anehnya tentangga Hendriansyah tidak ada yang terkena flu burung. "Ini sangat kasuistik. Kami sudah periksa semua tetangganya dan hasilnya negatif," kata Kandun.Dengan penambahan Hendriansyah, total korban positif flu burung yang diakui Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjadi 5 orang. Selain Hendriansyah, korban lainnya yakni almarhum Iwan Siswara, almarhumah Rini Dina, almarhumah Ny Karwati dan Firdaus yang masih hidup. Sedangkan mengenai pasien SW (23) dari Bogor, Depkes belum bisa memastikan. Hasil pemeriksaan sampel darah SW yang dikirim bersama sampel darah Hendriansyah ke Hong Kong, belum diterima Depkes.Depkes juga telah mengirim sampel darah keponakan Hendriansyah, yaitu HEN (4) ke Hong Kong. Lewat pemeriksaan PCR, Depkes telah menemukan HEN positif flu burung. Mengingat korban terus bertambah, Depkes memastikan belum akan mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk flu burung.
(iy/)











































