detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 12:46 WIB

289 ASN Banten Diperiksa karena Bolos Usai Libur Lebaran

Bahtiar Rifa'i - detikNews
289 ASN Banten Diperiksa karena Bolos Usai Libur Lebaran Foto: Bahtiar/detikcom
Serang - Sebanyak 289 ASN di lingkungan Pemprov Banten diperiksa Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) karena tak hadir di hari pertama usai libur Lebaran. Mereka terancam penurunan pangkat dan penundaan pangkat karena bolos bekerja.

"Kita klarifikasi kehadiran saat hari pertama karena berdasarkan data absen kita mereka tidak hadir. Nanti diklasifikasi masuk kategori tidak hadir tanpa keterangan atau hadir tanpa absen," kata Kepala BKD Banten Komarudin kepada wartawan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang, Selasa (11/6/2019).


Ia mengatakan, saat hari pertama ada 219 orang tercatat tak hadir. Tapi, BKD bersama Inspektorat dan Satpol PP memeriksa 289 orang untuk memastikan kehadiran mereka.

Secara umum, dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas ASN yang membolos beralasan sakit. Tapi, alasan ini diuji kembali oleh tim pemeriksa dengan cara menghubungi pihak rumah sakit atau puskemas.

"Kita uji lagi, kita ingin menggunakan budaya baru ASN berkinerja tinggi. Kalau tidak hadir sanksinya ringan sampai sedang seperti penundaan pangkat," paparnya.

ASN Banten diperiksa karena bolos hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran.ASN Banten diperiksa karena bolos hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran. Foto: Bahtiar/detikcom


Di tempat sama, Kepala Inspektorat Kusmayadi menambahkan, para ASN yang bolos akan diklasifikasi pelanggaran disiplinnya. Mereka diminta membawa berkas atau bukti ketidakhadiran mereka pascalibur Lebaran.

"Ini dalam rangka sidang disiplin, nanti dikategorikan pegawai yang tanpa alasan, hadir dengan alasan dan tidak hadir dengan alasan kita rekap dulu," ujarnya.
(bri/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed