detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 09:54 WIB

Pemprov DKI: Sedimen di Waduk Pluit Hal Wajar karena Tidak Hujan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Pemprov DKI: Sedimen di Waduk Pluit Hal Wajar karena Tidak Hujan Kondisi Waduk Pluit (Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pengerukan sendimentasi di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Pemprov DKI Jakarta mengatakan munculnya lapisan sedimen merupakan kejadian biasa saat tidak hujan.

"(Lapisan sedimen yang terlihat) itu hal yang wajar karena kita lagi tidak hujan. Ini cuacanya mendung dan sewaktu-waktu bisa hujan. SOP-nya, kita harus memaksimalkan waduk dalam kondisi kering," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin, melalui keterangan tertulis, Selasa (11/6/2019).

Ika mengatakan Waduk Pluit memang sengaja dikosongkan saat tidak hujan. Dia menuturkan hal tersebut untuk memudahkan pengerukan waduk.

"Kenapa? Kalau tiba-tiba terjadi hujan, (Waduk Pluit) bisa menampungnya. Secara SOP, kami kosongkan. Karena kami dalam pengosongan, waduknya di-maintenance sambil dikeruk supaya pada saat hujan deras datang, waduk siap nampung," jelas Ika.



Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Yusmada Faizal menegaskan pendangkalan yang memperlihatkan sedimen ke permukaan Waduk Pluit itu akibat kondisi permukaan air mengalami penurunan dari kedalaman maksimal yang mampu ditampungnya. Dia mengatakan, dari 80 hektare luas waduk, hanya sepertiga yang terlihat mengalami pendangkalan.

"Lumpur di sebagian wilayah Waduk Pluit. Yang kelihatan sedimennya itu sekitar sepertiga waduk. Yang lainnya sudah dikerjakan, sudah tebal airnya (dibandingkan sedimen)," sebut Yusmada.

Yusmada telah memerintahkan jajarannya melakukan pengerukan hingga tingkat low water level. Dia menargetkan pengerukan selesai pada Oktober 2019.

"Kami sudah kerjakan (pengepokan) mulai akhir April. Oktober ditargetkan sudah selesai. Sedimen pun (terlihat hanya) di muaranya, dekat pompa ke arah laut," jelas Yusmada.



Upaya pengepokan Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta di Waduk Pluit terus dilakukan agar dapat menampung air hingga berada pada ketinggian maksimal 3 meter (top water level). Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan 10 pompa untuk mengalirkan air waduk ke laut dan menjaga permukaan air waduk di bawah 1,9 meter dari ketinggian normal.
(fdu/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com