Flu Burung Mulai Ancam Eropa
Senin, 10 Okt 2005 07:06 WIB
Jakarta - Wabah flu burung mulai mengancam kawasan Eropa. Untuk pertama kali melanda Turki. Virus itu menyerang peternakan kalkun di barat negara Turki. Namun belum ada informasi apakah virus itu sudah menyerang manusia.Pejabat pemerintah mengumumkan ada sekitar 2.000 unggas yang dimusnahkan di Provinsi Balikesir setelah virus flu burung terdeteksi di sana.Seperti dilaporkan APF, Senin (10/10/2005), Menteri Pertanian Turki Mehdi Eker mengatakan semua unggas di desa tersebut, yang terletak di propinsi Balikesir, sudah dimusnahkan dan daerah itu sudah disemprot disinfektan.Wabah itu diketahui masuk ke Turki mulai hari Rabu, pekan lalu. Informasi yang ada masih simpang siur. Namun Mehdi Eker menegaskan keadaan sudah dikendalikan dan pemerintah mengambil langkah berjaga jaga untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.Tidak jelas apakah virus yang ditemukan adalah H5N1 yang juga terkena pada manusia. Kantor berita Anatolia hanya mengatakan pada pejabat telah memastikan unggas yang mati karena virus avian influenza ini.Inilah untuk pertama kalinya flu burung ditemukan di Turki. Para pejabat mengatakan, virus itu mungkin menyebar kemungkinan karena burung liar yang terbang dari Rusia.Kasus ini terjadi juga pada saat Romania melaporkan beberapa kasus flu burung di satu desa di dekat Laut Hitam. Vaksin anti virus mulai dibagikan kepada 3.400 warga Danube, dan sekitar 125 ribu warga menunggu divaksinasi.Presiden Rumania, Calin Tariceanu, Minggu kemarin mengalokasikan dana sekitar dua juta euro atau sekitar US$ 2,4 juta untuk pengadaan vaksin dan mencegah penyebaran virus.Namun Rumania belum mempunyai vaksin spesifik untuk flu burung. "Vaksin anti flu yang dibagikan itu penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh," kata Juru Bicara Menteri Kesehatan Oana Grigore kepada AFP.
(ddn/)











































