detikNews
Minggu 09 Juni 2019, 15:17 WIB

Jalur Non-tol Karawang-Cikampek Macet Imbas One Way, Ini Kata Kakorlantas

Matius Alfons - detikNews
Jalur Non-tol Karawang-Cikampek Macet Imbas One Way, Ini Kata Kakorlantas Foto: Macet di Jalan Jenderal Sudirman, Purwasari, Karawang. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri bicara soal macetnya jalur arteri Karawang akibat imbas one way di tol Cikampek Utama hingga Cikarang. Refdi mengatakan kemacetan itu karena pencampuran yang masih mudik dan arus balik.

"Justru saya katakan, apapun yang kita lakukan pasti ada dampaknya, tapi apa yang kita lakukan itu berusaha meminimalkan dampak itu, jadi tidak ada sesuatu yang tanpa sebab, tapi akibatnya yang kita minimalkan," kata Refdi kepada wartawan di Pos Jasa Marga, GT Cikampek Utama, Cikampek, Minggu (9/6/2019).


Dampak yang dimaksud Refdi yaitu kemacetan dan kepadatan di jalur arteri akibat pemberlakuan one way. Katanya, anggota di lapangan sudah menyampaikan imbauan hingga mengalihkan kendaraan ke Cikarang Barat.

"Gerakan-gerakan dari Jakarta, kendaraan pribadi, mobil penumpang, mobil barang sudah kita arahkan melewati Cikarang Barat, dan kita infokan gimana bergerak di Pantura itu, mudah-mudahan dengan pengelolaan semakin lebih baik, kebersamaan semakin optimal, dan anggota kita di lapangan juga cukup baik, dan bisa beri kontribusi dengan melakukan sesuatu," ucap Refdi.

Refdi mengaku beragam upaya sudah dilakukan untuk meredam kepadatan di jalur jalur non tol. Namun pergerakan campuran yang masih mudik dan balik menyebabkan penumpukan.

"Rekayasa yang kita lakukan tentu sudah kita lakukan pengkajian, simulasi, perhitungan volume pergerakan, apa yang terjadi di luar katakan terjadi Puncak, Pantura, dan, Jalur Selatan tentu adalah ini yang kita betul betul perhatikan, yang saya katakan tadi campuran pergerakan sangat banyak," papar Refdi.

Kondisi ini berbeda dengan pengamanan arus mudik. Sebab saat arus balik, masih ada warga yang mudik.

"Jadi sekarang yang kita lakukan adalah pengamanan arus balik tapi masih ada juga yang mudik ya, ada pergerakan silaturahmi diantara mereka yang sekarang berjalan terus, berbeda pada saat kita pergerakan mudik, ada mereka ynag menikmati kuliner baik makan siang atau malam yang tidak kita temukan itu pada saat pengamanan arus mudik, demikian juga ziarah ke makam dan seterusnya," sambungnya.

Refdi berharap masyarakat memaklumi situasi penumpukan ini karena polisi juga sudah berusaha mengatur dan melakukan rekayasa.

"Justru itu mari kita permaklumkan ini semua, toh kita juga pasti berusaha melakukan sesuatu yang pada akhirnya akibatnya masih merugikan masyarakat kita," tutur Refdi.
Sebelumnya Sistem satu arah atau one way dari Cikampek Utama Km 70 menuju Cikarang Barat Km 29 diberlakukan hingga pukul 13.00 WIB. Imbas pemberlakuan sistem tersebut, jalur arteri non-tol menuju Cikampek macet.

Kendaraan yang mengarah ke Cikampek dan Palimanan memang diarahkan untuk masuk jalur arteri. Menurut warga sekitar, kemacetan sudah terjadi sejak satu jam yang lalu.

"Jadi di depan sana ada pertigaan. Nah itu bentrok yang ngarah ke tol dan ngarah ke sini. (Macet) ini sudah dari sekitar sejam yang lalu," kata Adang.
(maa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed