India Siap Bantu Pakistan
Minggu, 09 Okt 2005 13:06 WIB
Jakarta - India menyampaikan duka yang mendalam dan menawarkan bantuan kepada Pakistan yang mengalami kerusakan terparah akibat hantaman gempa. India dan Pakistan masih dalam proses perdamaian setelah bermusuhan selama 58 tahun memperebutkan Khasmir. Perdana Meteri India Manmohan Singh, seperti dilansir Associated Press (AP), Minggu (9/10/2005) mengirimkan pesan yang berisi tawaran bantuan itu kepada Presiden Pakistan Pervez Musharraf."Meskipun sebagian dari India juga mengalami penderitaan akibat musibah yang tak diharapkan ini, kita siap mengirimkan bantuan, tim SAR dan pertolongan yang patut anda pertimbangkan," kata Manmohan Singh dalam pesan itu. Gempa berkekuatan 7,6 skala richter Sabtu (8/10/2005) kemarin menghantam India, Pakistan dan Afghanistan. Korban tewas akibat gempa itu mencapai 18 ribu orang. India melaporkan sedikitnya 340 warganya tewas.Kerusakan dan korban terbesar dialami Pakistan. Juru Bicara Militer Pakistan Mayjen Shaukat Sultan terkahir menyatakan, lebih dari 18.000 orang meninggal dunia, sekitar 17.000 orang yang meninggal berada di Pakistan yang menjadi pusat gempa. India dan Pakistan bermusuhan sejak tahun 1947 gara-gara memperebutkan wilayah Kashmir. Persengketaan Kashmir ini telah menyeret India dan Pakistan ke dalam perang terbuka sebanyak tiga kali yakni tahun 1948, 1965, dan 1971. Permusuhan India dengan Pakistan terasa kian mengerikan karena telah mendorong kedua negara itu mengembangkan program persenjataan nuklir. Program nuklir ini meresahkan masyarakat Asia maupun dunia internasional.Terakhir dalam upaya damai, 3 Oktober 2005, kedua negara sepakat memberitahukan rencana uji coba peluru kendali (rudal) balistik. Kesepakatan itu ditandatangani menteri luar negeri kedua negara tersebut setelah bertemu di Islamabad, Pakistan.
(iy/)











































