3 Korban Bom Bali II Boleh Pulang dari RS Husada
Minggu, 09 Okt 2005 12:31 WIB
Jakarta - Setelah operasi telinga, 3 orang karyawan PT CIF yang menjadi korban bom Bali II yakni Iwan Setiawan, Kamal, dan Ratimin sudah diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit (RS) Husada, Jakarta Pusat.Berdasarkan pantauan detikcom, Minggu (9/10/2005) ketiga orang ini tampak senang karena sudah diperbolehkan pulang. Ketiganya sebelumnya menjalani operasi telinga di RS THT, Jalan Proklamasi, Jakarta."Saya senang siang ini sehabis makan siang nanti sudah diperbolehkan pulang. Sebab, saya bisa kumpul sama teman-teman dan keuarga. Tapi kami masih harus rawat jalan," kata Iwan di RS Husada, Jalan Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat.Selain Iwan Setiawan, Kamal, dan Ratimin, pihak RS Husada juga merujuk 5 orang korban bom Bali II untuk menjalani operasi telinga di RS THT. Ketiga pasien yang menjalani operasi pada Sabtu (8/10/2005) kemarin adalah Ifensani, Kusriyah, dan Vivi. Sedangkan pada Minggu ini Siska dan Ernawati menyusul ke RS THT.Saat ini tinggal Melreynol dan Lie Lie yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dirawat di RS Husada. Melreynol belum juga dilakukan operasi pengambilan gotri yang bersarang di kepalanya. Sedangkan Lie Lie belum dilakukan operasi karena masih menunggu kondisinya lebih baik.Sejauh ini jumlah karyawan PT CIF yang masih di rawat di RS Husada tinggal 7 orang lagi. Selain itu ada juga 4 orang di luar karyawan PT CIF yang menjalani perawatan akibat ledakan bom Bali II.
(san/)











































