Elpiji Langka di Yogyakarta

Elpiji Langka di Yogyakarta

- detikNews
Sabtu, 08 Okt 2005 19:58 WIB
Yogyakarta - Gas elpiji di sejumlah toko di wilayah Yogyakarta mulai menghilang dan langka di pasaran. Bila ada harganya sudah melonjak hingga Rp 58 ribu per tabung berisi 15 kilogram.Kelangkaan gas elpiji ini tidak hanya terjadi di Kota Yogyakarta saja tapi juga meluas hingga Kabupaten Sleman dan Bantul.Berdasarkan pantauan detikcom, Sabtu (8/10/2005), di beberapa toko maupun pengecer hanya terpampang tulisan, "gas habis" di dekat deretan tabung gas yang kosong. Sementara itu mobil penjual gas yang berkeliling di perumahan-perumahan, sejak hari pertama puasa juga sudah menghilang sehingga merepotkan rumah tangga yang biasa membeli dari mereka. Kalapun ada toko ataupun kios-kios di kampung-kampung, harga gas elpiji harganya sudah naik. Harga biasanya Rp 52.500 ribu/tabung isi 15 kg naik menjadi Rp 58 ribu/tabung."Saya dapat gas elpiji di dekat perumahan Purwomartani, harganya juga sudah naik menjadi Rp 58 ribu. Sekitar 5 kilometer dari rumah," kata Ny Windiasari (35) warga Perum Candi Gebang,Ngemplak Sleman. Hal senada juga diungkapkan Ny Suwariah pemilik kios kelontong di Jl Gejayan. Ny Suwariah mengatakan kekosongan elpiji terjadi sejak tiga hari lalu. "Saya sudah menghubungi pihak agen di Jl Bhayangkara maupun di Jl Kaliurang Km 6, sampai hari ini belum ada kiriman gas elpiji," ujarnya. Menurutnya, berdasarkan keterangan dari agen, kiriman gas elpiji dari Pertamina di Cilacap ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya saat ini belum lancar sehingga pengiriman di agen-agen pun menjadi terhambat."Kami sudah menghubungi agen tapi dijawab di agen juga kosong dan diminta menghubungi agen lainnya tapi sama jawabannya, stok kosong. Beberapa konsumen banyak yang menanyakan kepada kami tapi tak bisa melayani karena memang benar-benar kosong. Kami juga belum bisa memastikan apakah besok sudah dikirim atau belum," kata Suwariyah. (ary/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads