detikNews
Senin 03 Juni 2019, 23:03 WIB

6 Poin Korlantas Polri untuk Persiapkan Arus Balik Lebaran 2019

Matius Alfons - detikNews
6 Poin Korlantas Polri untuk Persiapkan Arus Balik Lebaran 2019 Ilustrasi Tol Cikampek (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta - Korlantas Polri beserta Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, hingga Bina Marga menyepakati beberapa hal menyambut arus balik mudik 2019. Ada enam poin yang disepakati untuk mempersiapkan arus balik.

"Setelah mendengar masukan, mencermati informasi dan analisis, kemudian kita sepakati setidak-tidaknya ada enam poin," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri kepada wartawan seusai rapat di kantor pusat Jasa Marga, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (3/6/2019).

Refdi mengatakan kesepakatan ini muncul setelah adanya masukan dan saran dari berbagai pihak soal rekayasa yang sudah dilakukan selama enam hari menjelang Lebaran.

"Kesepakatan ini muncul karena kita sudah lakukan sesuatu selama enam hari. Sebagaimana yang kita sampaikan tadi, tentu kita yang di sini, kita dengar masukan itu, baik dari Kemenhub, kepolisian, pengatur jalan tol, Jasa Marga, dan semua mitra terkait," ucap Refdi.



Salah satu poin yang disepakati adalah penambahan unit mobil derek dan bengkel APM (agen pemegang merek) di rest area untuk antisipasi mobil mogok. Selain itu, Refdi menyebut penambahan unit mobile rider sebanyak 28 unit dan electronic data captured sebanyak 12 unit di Gerbang Tol Palimanan saat arus balik mudik.

"Untuk antisipasi mobil mogok di jalan tol, diminta kepada BUJT untuk menambah mobil layanan jalan tol (mobil patroli) dan menempatkan mobil derek dan menempatkan bengkel APM (di rest area tipe A) sebelum 7 Juni 2019," sebut Refdi.

"Gerbang Tol Palimanan merupakan gerbang tol pembayaran cluster 2 dan tapping cluster 1 sehingga perlu adanya tambahan mobile rider dari 28 unit jadi 38 unit, dan electronic data captured dari 2 jadi 12 di Gate Tol Palimanan," sambungnya.

Berikut 6 poin persiapan arus balik lebaran 2019:

1. Rambu-rambu diakses masuk rest area harus terpasang sebelum one way arus balik sebelum 7 Juni 2019.

2. Penambahan mobile toilet, termasuk kanopi pelindung, untuk antrean toilet harus dipenuhi sebelum tanggal 7 Juni 2019.

3. Untuk antisipasi mobil mogok di jalan tol, diminta kepada BUJT untuk menambah mobil layanan jalan tol (mobil patroli) dan menempatkan mobil derek dan menempatkan bengkel APM (di rest area tipe A) sebelum 7 Juni 2019

4. Menempatkan informasi call center bantuan emergency yang dapat dihubungi setiap saat yang ditempatkan di bawah rambu serta tempat-tempat strategis di mana call center Jasa Marga 14080 bisa dihubungi langsung kapan pun dari HP masing-masing, kemudian Lintas Marga Sedaya atau LMS 02607600600.

5. Gerbang Tol Palimanan merupakan gerbang tol pembayaran cluster 2 dan tapping cluster 1 sehingga perlu adanya tambahan mobile rider dari 28 unit jadi 38 unit dan electronic data captured dari 2 jadi 12 di Gate Tol Palimanan.

6. Waktu pelaksanaan one way adalah tanggal 7 sampai 10 Juni 2019, dimulai 12.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Km 414 Kalikangkung sampai Km 70 Cikampek Utama, dan selanjutnya diberlakukan contraflow dari Km 70 sampai Km 65 atau sesuai dinamika lapangan dengan pertimbangan diskresi kepolisian.
(maa/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com